Warga Masalili Sebut RE Pemimpin Pembohong

0
2805
Warga Masalili Sebut RE Pemimpin Pembohong
Calon Bupati Muna, Rusman Emba (RE) kampanye di Walengkabola menyebut hari ini air di Watopute sudah mengalir. (Foto: Ist)

MUNA, SULTRA — Warga Masalili Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), merasa geram terhadap calon bupati, Rusman Emba (RE). Pasalnya, Bupati Muna yang sedang cuti ini dinilai telah membohongi masyarakat.

Kebohongan Paslon nomor 1 tersebut terungkap saat berkampanye di Kecamatan Tongkuno yang mengatakan bahwa air PAM di Kecamatan Kontunaga sudah mengalir ke rumah-rumah warga tapi fakta tidak demikian alias bohong.

Asri, salah satu perwakilan dari Kecamatan Kontunaga mengimbau kepada masyarakat jangan memilih pemimpin pembohong seperti RE.

“Air yang dialirkan itu menggunakan Tangki kemudian dipompa. Jumlahnya 15 Ret. Saat ini kami warga masih membeli air. Foto yang dipamerkan melalui media facebook itu pembohongan,” ungkapnya pada media ini, Kamis (19/11/2020).

Lanjut dia, air diklaim seolah-olah sudah mengalir ke rumah warga, namun faktanya tidak demikian.

“Air itu dipompa. Jadi semuanya bohong. Kita rakyat dibohongi oleh pemimpin kita sendiri. Calon seperti itu jangan dipilih lagi,” lanjutnya.

Dikatakannya memilih pemimpin harus berdasarkan empat kriteria. Pertama, karena kejujurannya bukan karena ia pandai membohongi rakyatnya.

“Jangan memilih pemimpin yang tukang bohong, kalau kita sudah tahu bahwa pemimpin itu pembohong maka kita juga akan ikut menanggung dosanya,” ucapnya.

Kedua, amanah, artinya bahwa apa yang dipercayakan kepadanya harus dijaga, sebagaimana bunyi UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Kemudian ketiga, menyampaikan kebenaran. Ini dikandung maksud seorang pemimpin tidak boleh melakukan pencitraan.

“Dan yang keempat cerdas, yakni seorang pemimpin harus memiliki kecerdasan dalam segala hal sehingga dalam mengambil kebijakan dapat membawa manfaat bagi rakyatnya,” urainya.

Jadi, tambahnya, apabila pemimpin suatu daerah seorang pembohong, maka dapat dipastikan daerah tersebut takkan bisa maju dan berkembang.

“Bagaimana daerah bisa maju kalau pemimpinnya pembohong dan omongannya tidak bisa dipercaya. Janji kampanyenya 5 tahun lalu bohong belaka. Muna harus bangkit dari segala ketertinggalan,” tutupnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here