Warga Digegerkan Penemuan Mayat Dalam WC Masjid Al-Azhar

0
1379
Warga Digegerkan Penemuan Mayat Dalam WC Masjid Al-Azhar
Tampak petugas melakukan olah TKP di WC Masjid Al-Azhar, tempat ditemukan jenazah Sukarmin. (Foto: Ist)

KONAWE SELATAN, SULTRA – Warga Digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di WC Masjid Al-Azhar Desa Andoolo Utama, Kecamatan Buke, Kabupaten Kanawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (22/10/2020) .

Mayat tersebut diketahui bernama Sukarmin berusia 56 tahun yang kesehariannya bekerja sebagai penjual pakaian keliling.

Kapolres Konsel AKBP Erwin Pratomo, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Fitrayadi, S.Sos., SH dalam rilis persnya mengungkapkan bahwa pada Kamis (22/10/2020), sekitar pukul 18.00 Wita, warga datang ke Masjid dengan tujuan untuk Shalat dan belajar mengaji.

Saat tiba di Masjid, warga langsung masuk ke kamar mandi (WC) untuk buang air kecil namun pintu dalam keadaan terkunci dari dalam.

“Karena terkunci dari dalam, lalu diketuk namun tidak ada jawaban,” ungkapnya, Jumat (23/10/2020).

Kemudian warga lainnya pun memanggil saksi lain yang kebetulan sudah tiba di Masjid dengan tujuan yang sama.

“Selanjutnya saksi 3 mendatangi kamar mandi/WC juga mengintip lewat fentilasi pintu bagian bawah dan melihat ada seseorang yang tidak bergerak-gerak dengan kepala tersandar di Baskom yang ada dalam kamar mandi/WC,” terangnya.

Warga pun mengumumkan penemuan mayat tersebut dengan menggunakan pengeras suara yang ada di Masjid Al-Azhar.

“Korban saat ditemukan dalam keadaan jongkok condong kedepan (kepala tersandar di dinding Baskom) dengan posisi buang air besar. Saat ditemukan ditemukan masih ada kotoran (tinja) dalam closed yang sudah mengering,” tambah Fitrayadi.

Selanjutnya, korban dibawa ke rumahnya yang berjarak sekitar 100 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), setelah itu baru melaporkan kejadian ini ke Polsek Andoolo.

Berdasarkan keterangan anak korban bernama Fajar, Almarhum mengidap penyakit hipertensi.

Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Begitu pula dengan hasil Rapid Testnya dinyatakan Negatif.

“Korban akan diberangkatkan ke Sragen untuk dimakamkan. Pihak keluarga menolak dilakukan Outopsi dan akan membuat surat pernyataan penolakan dilakukan Outopsi,” tutup Kasat Reskrim. (#)

Kontributor: Arna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here