Warga Banjarnegara Ditemukan Tewas di Pantai Ngapang

0
509
Warga Banjarnegara Ditemukan Tewas di Pantai Ngapang
Jenazah korban Tarso Nur Arifudin (48) saat dievakuasi oleh petugas. (Fajar/FB.Net)

BATANG, JATENG — Seorang warga yang hilang saat menjala ikan di Muara Sungai Ngapang sebelah timur perbatasan Batang Pekalongan yang masuk wilayah Kabupaten Batang ditemukan meninggal dunia di pantai utara Ngapang Desa Denasri Kulon, Batang.

Kapolsek Batang Kota, AKP Akhmad Almunasifi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut,

“Ya benar, tadi siang sekitar pukul 14.30 WIB mayat laki-laki di pantai utara Ngapang Desa Denasri Kulon,” ujarnya, Selasa (16/02/2021).

Adanya laporan tersebut, pihaknya bersama Satpolair Polres Batang, Brimob Batalyon B Pekalongan, BPBD pekalongan dan Batang BKO KP 1015 Dit Polairuda Polda Jateng, Koramil, TNI AL dan relawan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk evakuasi korban.

Kapolsek mengungkapkan kronologis kejadian pada tanggal 15 Februari 2021 korban Tarso Nur Arifudin (48) asal dukuh Sarwodadi, Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara bersama rombongan sebanyak 5 orang.

Mereka pun berangkat dari Banjarnegara menggunakan mobil pic-up menuju ke Pekalongan dan tiba pada pukul 19.00 WIB.

Selanjutnya pada pukul 24.00 WIB, mereka bersama-sama menjala ikan di Muara Sungai Ngapang sebelah timur Perbatasan Batang-Pekalongan.

Kemudian pada pukul 03.00 WIB mereka berkumpul, saat itulah diketahui bahwa 1 orang tidak kembali dan dilakukan pencarian bersama-sama hingga pukul 09.00 WIB.

Setelah ditemukan, jenazah tersebut dievakuasi. Dibawa ke RSUD Kalisari untuk dilakukan pemeriksaan.

“Ini murni kecelakaan dan tidak di temukan adanya tanda tanda kekerasan di tubuhnya setelah dilakukan visum. Korban meninggal dunia disebabkan terkena ombak laut pada saat menjala ikan, di tangan korban masih terlilit jaring (jala) untuk mencari ikan,” ungkap Kapolsek.

Jenazah pun diserahkan ke keluarga korban. Keluarganya sudah menerima bahwa meninggalnya korban dikarenakan terkena ombak laut dan tidak bersedia untuk dilakukan otopsi.(*)

Kontributor: Fajar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here