Tentara Ajarkan Budaya Gotong Royong di Tengah Perbedaan

0
281
Tentara Ajarkan Budaya Gotong Royong di Tengah Perbedaan

KONAWE KEPULAUAN, SULTRA — Kesibukan warga Desa Matabaho dan Desa Pasir Putih yang kesehariannya berprofesi sebagai petani dan nelayan membuat mereka jarang berkomunikasi dan berkumpul bersama.

Kehadiran Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa membawa perubahan drastis di tengah-tengah aktivitas mereka, Satgas TMMD pun disambut dengan gembira.

Udin (53) salah satu warga Pasir Putih mengatakan kehadiran Tentara di desanya dalam skala besar, membuat warga senang dengan berbagai aktivitas pembangunan dan pelayanan kesehatan.

“Tentara mengajarkan kami bersosialisasi dan bergotong royong, ini tampak dalam berbagai kegiatan pembangunan, seperti pembuatan drainase ini. Mereka bekerja tanpa mengenal cuaca,” ujarnya.

Lanjutnya, keberadaan Tentara di desanya, merekatkan mereka dengan warga desa lain yang tergabung membantu Satgas bergotong royong.

“Dulunya kami jarang ketemu dan ngobrol, sekarang kehadiran bapak tentara di tengah kami membuat suasana bertambah dekat dan akrab, petani dan nelayan ketemu dalam nuansa Program TMMD,” katanya.

Senada yang disampaikan Letda Inf Sarun salah satu perwira yang terlibat langsung di lokasi sasaran fisik mengatakan kehadiran Satgas TMMD di Wawonii Barat disambut hangat oleh masyarakat. Ini terlihat dalam kegiatan sejak dimulainya TMMD 108 Di Konkep 30 Juni 2020 lalu, setiap hari warga dengan sukarela datang bergantian membantu sasaran fisik pembangun rumah layak huni, penataan SD Matabaho dan pembuatan drainase.

“Di waktu istirahat sajian air panas dan minuman dingin disajikan warga setempat,” papar Sarun.

“Kami harapkan, mudah mudahan semua sasaran fisik dan non fisik dapat tercapai dengan maksimal sesuai waktu yang di programkan yaitu 30 hari,” pungkasnya.

[TIM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here