Tekan Penyebaran Covid-19, Polsek Andoolo Gencar Lakukan Operasi Yustisi

0
138
Tekan Penyebaran Covid-19, Polsek Andoolo Gencar Lakukan Operasi Yustisi
Kapolsek Andoolo, Iptu Noufaldy Widyatama, S.T.K.M.M. (Arna/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Dalam rangka menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Kepolisian Sektor (Polsek) Andoolo Polres Konawe Selatan (Konsel) gencar melakukan operasi yustisi masker kepada masyarakat.

Operasi yustisi masker ini melibatkan Pemerintah Daerah (Pemda) yang mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang nanti penegakannya dilakukan oleh TNI, Polres maupun Polsek, termasuk Satpol PP.

“Penindakannya nanti berupa Push Up, kerja sosial atau kita tindak dengan menghafal Pancasila, kita berikan sanksi sosial aja dulu seperti itu, jadi kayak tilang tilang itu nggak ada karena memang rujukan kita Perbup,” ujar Kapolsek Andoolo, Iptu Noufaldy Widyatama, S.T.K.M.M pada fokusberita.net ditemui beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini nantinya, sambung Kapolsek, akan menyasar masyarakat yang melintas. Selain itu, masyarakat yang sedang beraktifitas tanpa menggunakan masker tak luput dari sasaran operasi ini.

Operasi ini penting dilakukan mengingat di Kecamatan Andoolo tepatnya di Kelurahan Potoro terdapat klaster baru Covid-19.

“Termasuk izin keramaianpun saya tidak keluarkan, kalau terkait dengan pasar, pedagang kaki lima kayak warung tidak serta merta langsung dicabut karena disitu pusat perekonomian masyarakat, mata pencarian mereka, jadi kita punya pertimbangan khusus,” terang Kapolsek.

Hanya saja terkait acara pesta pernikahan tidak akan diizinkan, sebab melihat klaster baru di Kecamatan Andoolo berasal dari klaster pernikahan di Kabupaten Kolaka, Bombana dan Kota Kendari.

“Disini dikhawatirkan akan menyebabkan penyebaran berikutnya,” imbuh Kapolsek.

Kecuali bagi masyarakat yang sudah terlanjur menyebar undangan pernikahan tetap akan diizinkan, namun ia mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

“Saya sudah wanti-wanti yang melaksanakan pesta pernikahan tidak boleh ada acara lulo atau joget, saya tidak izinkan sama sekali,” tegasnya.

Tak hanya sampai disitu, imbauan mematuhi protokol kesehatan juga dilakukan dengan melibatkan Babinkamtibmas, media online, lewat media sosial (Facebook dan Instagram), dan pengumuman lewat spanduk.

“Jadi mohon maaf saya tidak bisa mengeluarkan izin membuat acara keramaian seperti itu selama 14 hari kedepan untuk menekan klaster baru. Nanti setelah hijau kembali baru kita izinkan lagi. Jadi kalau ada yang membuat acara lulo atau joget saat ini segera laporkan kepada saya,” tegasnya lagi.

Olehnya itu, Kapolsek meminta warga untuk selalu waspada dengan cara selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menggunakan masker agar terhindar dari wabah virus Corona.

“Imbauan saya kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan cara yang sederhana yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta hindari kerumunan,” imbaunya.(*)

Kontributor: Arna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here