Tanda Tangan Plt. Bupati Muna Terkait Pemberhentian Anggota BPD Lanobake Diduga Dipalsukan

0
2015
Tanda Tangan Wabup Muna Terkait Pemberhentian Anggota BPD Lanobake Diduga Dipalsukan
Surat Pemberhentian dua Anggota BPD Lanobake, Kecamatan Batukara, Kabupaten Muna. (Foto: Ist)

MUNA, SULTRA — Anggota Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Lanobake, Kecamatan Batukara, Al Bardin dan Nur Slamet mengatakan surat pemberhentian dirinya bersama rekannya menggunakan tanda tangan Plt. Bupati Muna, Abdul Malik Ditu diduga dipalsukan.

“Tanda tangan dan stempelnya bukan stempel basah, ini hasil scan jadi kami duga ini dipalsukan,” ungkap Al Bardin pada awak media, Selasa (29/12/2020).

Lanjut dirinya mengatakan bahwa pemberhentiannya tersebut berdasarkan Berita Acara BPD Lanobake tentang pengusulan pergantian BPD yang dilakukan pada 23 Oktober 2020 yang lalu, namun setelah dilakukan klarifikasi rupanya tidak pernah ada rapat.

“Kami pihak yang diberhentikan sudah tanya ke Anggota BPD yang lain, ternyata rapat itu tidak pernah dilaksanakan,” katanya.

Sementara, Asisten III Pemkab Muna, Ali Basa saat dikonfirmasi soal surat pemberhentian yang mencatut nama serta tanda tangan Plt. Bupati Muna mengatakan, pihaknya akan mengkoordinasikan terlebih dahulu ke Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) setempat.

“Saya akan kordinasikan sama BPMD karena itu merupakan tugas mereka,” ujarnya.

Ali Basa juga menjelaskan soal tanda tangan yang ada di Surat Pemberhentian dua Anggota BPD Lanobake, bahwa Plt. Bupati Muna tidak tahu menahu soal hal tersebut.

“Pak Wakil tidak tahu soal itu, materinya juga saya baru lihat kemarin, jadi saya belum bisa banyak berkomentar,” tutupnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here