Senawan Silondae Ingin Raperda RTRW Konsel Segera Disahkan

0
212
Senawan Silondae Ingin Raperda RTRW Konsel Segera Disahkan
Wakil Ketua DPRD Konsel, Senawan Silondae. (Foto: Ist)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Konawe Selatan (Konsel) hingga kini tak kunjung disahkan. Padahal dokumen telah lengkap diajukan Pemda ke DPRD.

Bila pembahasan tersebut tidak rampung tahun ini maka akan berdampak pada proses ulang permohonan Persetujuan Substansi ke KATR/BPN sehingga berdampak mundurnya investasi yang akan masuk ke Konsel.

Wakil Ketua DPRD Konsel yang juga bakal calon Wakil Bupati Konsel, Senawan Silondae mengatakan, sejak awal tahun 2020, dia telah menyampaikan kepada koleganya di DPRD terkait Raperda RTRW Konsel jangan dikaitkan dengan Pilkada. Pasalnya revisi Raperda RTRW sudah ada sejak 2017 lalu dan Raperda tersebut telah melewati sejumlah prosedur.

Berita Terkait: Bappeda Tanggapi Pernyataan Ketua DPRD Soal Rencana Uji Publik RTRW Konsel

“Saya terus terang sudah sampaikan dari bulan Februari 2019 kemarin bahwa saya kemungkinan akan maju menjadi calon Wakil Bupati dan akan berhadapan dengan Bupati di Pilkada nanti. Tapi itu bukan hambatan untuk membahas RTRW, karena meskipun pandangan politik kita berbeda, tetapi untuk kemajuan daerah kita harus utamakan, dan itu sudah saya instruksikan ke anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Konsel,” kata Senawan, Minggu (05/07/2020).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kabupaten Konsel itu mengatakan, sebelum dirinya memantapkan diri maju sebagai salah satu bakal calon Wakil Bupati mendampingi Rusmin Abd Gani. Dirinya telah menyampaikan kepada Anggota DPRD Konsel.

Berita Terkait: Revisi RTRW Tidak Tuntas, Ketua DPRD Konsel Tuai Kritikan

“Meskipun saya sudah berseberangan politik dengan pak Surunuddin Dangga, saya berharap jangan sampai menjadi penghambat revisi RTRW ini , karena itu demi kemajuan daerah,” tegasnya.

Dia menambahkan, saat revisi RTRW mulai dibahas di tahun 2017, Fraksi PDI Perjuangan termasuk salah satu yang menolak usulan revisi RTRW ini. Tetapi selama proses pembahasan dan pihaknya melihat ada peluang investasi yang cukup besar di Konsel sehingga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat Sultra, khususnya di Konsel.

“Kami malah mendukung biar revisi RTRW ini bisa segera di Perdakan, mengingat selain investasi ada juga penurunan kawasan hutan, terutama di kawasan Taman Nasional Rawa Aopa, kasihan sebagian masyarakat di sana statusnya mereka masih tinggal di kawasan konservasi. Dalam revisi RTRW ini sudah diakomodasi disitu,” pungkasnya.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here