Sekelompok Orang Bertopeng Bawa Sajam Serang Posko RAPI di Desa Lasunapa

0
841
Sekelompok Orang Bertopeng Bawa Sajam Serang Posko RAPI di Desa Lasunapa
Posko RAPI di Gai Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka. (Foto: Ist)

MUNA, SULTRA — Sekolompok orang mengenakan topeng dan bersenjata tajam (parang dan busur), menyerang posko pemenangan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna LM Rajiun Tumada-La Pili (RAPI), Sabtu (28/11/2020), sekira pukul 00.10 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekelompok orang tersebut menyerang warga Ghai, Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka, yang tengah bersantai di Posko RAPI.

Belum diketahui motif dibalik penyerangan oleh kelompok orang bertopeng itu. Mereka tiba-tiba menyerang dengan membabi buta sehingga warga baik laki-laki dan beberapa perempuan berlarian menyelamatkan diri sehingga tak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian itu.

“Mereka (kelompok orang bertopeng dan bersajam) datang sekitar 15 buah mobil. Diantara puluhan orang itu ciri-cirinya kita kenal, bahkan sering juga main di Gai, Desa Lasunapa ini,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya ketika ditemui di tempat kejadian, Minggu (29/11/2020).

Pria ini menyebut bahwa puluhan orang yang melakukan penyerangan tersebut tak lain adalah pendukung salah satu Paslon, yakni Rival dari RAPI yang sengaja membuat kekacauan.

Sebab, sambung pria ini, sebelum melakukan penyerangan, puluhan orang yang menggunakan kendaraan roda empat itu sempat mampir di rumah milik salah satu pendukung petahana.

“Banyak busur (anak panah) yang kita kumpulkan di tanah. Temanku ada yang kena busur di tangannya, untungnya tidak apa-apa,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan warga berinisal WI (perempuan). Kata dia, usai peristiwa itu warga berjaga semalaman. Dia pun mengaku trauma dengan kejadian ini.

“Setelah singgah di rumah itu mereka langsung menyerang kita disini dengan parang dan busur. Biar diorang pake topang ada beberapa kita tau orangnya,” ungkapnya.

Saat ini posko RAPI telah dipasangi garis polisi (police line) dan kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Muna.

Hingga berita ini naik tayang, belum ada konfirmasi dari Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Hamka. Dihubungi via telepon selelurnya belum bisa terhubung.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here