Rifai Pedansa: Bagaimana Muna Bisa Maju, APBD Digadaikan Untuk Kepentingan Pribadi, Utang Dimana-Mana

0
2272
Rifai Pedansa: Bagaimana Muna Bisa Maju, ABPD Digadaikan Untuk Kepentingan Pribadi, Utang Dimana-Mana
Rifai Pedansa menyampaikan orasi politiknya pada kampanye Paslon Rajiun-La Pili (RAPI) di Jalan Made Sabara Kelurahan Raha 3, Kecamatan Bata Laiworu, Kabupaten Muna. (Ros/FB.Net)

MUNA, SULTRA — Salah seorang tokoh pendiri Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Laode Rifai Pedansa menyebut Kabupaten Muna adalah daerah yang sangat tertinggal lantaran APBD-nya digadaikan untuk kepentingan pribadi. Utangnyapun dimana-mana sehingga sulit menjadi daerah yang maju.

“APBD Kabupaten Muna dipakai untuk menimbun laut Motewe yang mangkrak, menelan anggaran Rp 30 Miliar hanya demi mengejar keuntungan pribadi, itu pemborosan anggaran. Uang yang dipakai itu adalah uang menguras keringat rakyat, bukan uang pribadi,” ujar Rifai dalam orasi politik pada kampanye Paslon Rajiun-La Pili (RAPI) di Jalan Made Sabara Kelurahan Raha 3, Kecamatan Bata Laiworu, Kabupaten Muna, Jumat (23/10/2020).

Selama Rusman Emba menjadi Bupati Muna, lanjut Rifai, banyak kebijakannya tak berpihak pada rakyat. Dia pemimpin yang tidak memegang komitmen dan amanah yang telah diembannya serta tidak bisa dipegang perkataan dan janjinya.

“Jadi jika ada yang mengatakan Muna hebat, itu bohong. Karena pengangguran sangat tinggi, lapangan pekerjaan tidak ada, masyarakat banyak yang merantau di luar daerah untuk menghidupi keluarganya. Semua ini karena dipimpin Bupati yang tidak jeli melihat kondisi masyarakatnya. Kalau Bupati jeli dan mampu mensejaterakan rakyat anggaran APBD Muna besar,” kata Rifai.

Olehnya, kata Rifai, jika menginginkan adanya kemajuan, Muna kedepan harus dipimpin orang yang tegas, bisa memegang komitmen dan amanah rakyatnya.

“Sosok itu ada pada Rajiun-La Pili,” imbuhnya dihadapan ribuan pendukung RAPI yang disambut sorakan tepuk tangan masa.

Ia pun mengajak masyarakat Muna untuk mendukung dan memenangkan pasangan RAPI pada Pilkada 09 Desember 2020 mendatang.

“Saya sendiri pendiri PDIP mendukung dan memenangkan Rajiun pada Pilkada tahun ini,” akunya.

Alasan dirinya mendukung pasangan ini, supaya Muna kedepan dapat dipimpin seorang bupati yang berkomitmen dan pro rakyat.

“Lima tahun lalu saya mendukung Rusman, tapi ketika menjadi Bupati, dia lupa akan komitmen dan perjanjian yang sudah disepakati. Utang dimana-mana dan tidak bertangung jawab,” bebernya.

“Saya memilih mendukung Rajiun tahun ini sebab Bupati yang saya dukung dulu jalannya sudah bengkok, tidak mau diluruskan. Maka saya berjanji akan patahkan Rusman Emba pada Pilkada 9 Desember 2020,” tambahnya.

Rifai juga meminta untuk mendoakan pasangan Rajiun-La Pili agar menjadi Bupati dan Wakil Bupati Muna Periode 2021-2026.

“Insha Allah mereka lah Bupati Muna selanjutnya yang akan membawa perubahan di Kabupaten Muna,” tutupnya. (*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here