Puluhan Penyuluh Agama Non PNS Lingkup Kemenag Kota Baubau Ikuti Pembinaan

0
221
Puluhan Penyuluh Agama Non PNS Lingkup Kemenag Kota Baubau Ikuti Pembinaan
Pembinaan Penyuluh Agama Islam Non PNS Lingkup Kemenag Baubau dibuka Ka Kanwil Kemenag Provinsi Sultra, Fesal Musaad, S.Pd., M.Pd. (Foto: Ist)

BAUBAU, SULTRA — Pembinaan Penyuluh Agama Islam Konten Dakwah via Media Sosial (Mendsos) Lingkup Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau diikuti puluhan Penyuluh Agama Islam non PNS yang tersebar di delapan Kecamatan se-Kota Baubau.

Kegiatan dihadiri beberapa jajaran Kabid Kanwil Kemeng Provinsi Sultra yaitu Kepala Bidang Penais Zakat dan Wakaf H. Muh. Kadir Azis dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah H. M. Saleh, serta Wakil Ketua MUI Sultra KH. Djakri Nappu, Kepala Kemenag Baubau H. Rahman Ngkaali.

Acara dibuka Kepala Kantor Wilayah (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Sultra, Fesal Musaad, S.Pd., M.Pd, bertempat di salah satu aula hotel Kota Baubau, Kamis Malam (27/08/2020).

Dalam arahannya, Ka Kanwil mengingatkan bahwa Kota Baubau ini dibangun atas landasan agama. Olehnya itu, para Penyuluh Agama perlu meneguhkan kehidupan agama yang harmonis, berkemanusiaan, kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Penyuluh Agama adalah juru penerang, tentu kita berkewajiban memberi pemahaman, kemudian memberi penyadaran pada manusia,” terang Ka Kanwil Kemenag Sultra.

“Penyuluh itu Dai, juru penerang, ujung tombak Kementerian Agama melakukan pencerahan untuk cinta NKRI menyebarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” sambungnya.

Dijelaskan Fesal Musaad bahwa berbicara mengenai penyuluh, negara dalam hal ini pemerintah dengan program membangun revolusi mental ada 4 hal yang menjadi perhatian.

“Pertama rasionalisasi penyuluh, nanti kepala kemenag melihat sudah rasional atau tidak penyuluh kita,” jelasnya.

Kedua, lanjutnya integrasi penyuluh ke KUA, penyuluh menjadi teras dan benteng keluarga sakinah, anti narkoba, pencerahan zakat wakaf. Ketiga, penyempurnaan regulasi. Dengan penyempurnaan aturan pihaknya berharap semoga penyuluh agama non PNS diangkat menjadi PNS.

“Selanjutnya peningkatan kompetensi penyuluh, karena penyuluh tempat bertanya maka kompetensi penyuluh adalah primadona, paham tupoksi dan memperbaiki kemampuan personal,” tutur Mantan Ka Kanwil Kemenag Provinsi Maluku itu.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Kota Baubau, H. Rahman Ngkaali saat membawakan sambutan berharap pesan dakwah berangkat dengan hati yang bersih.

Dijelaskan, kegiatan malam hari ini merupakan yang pertama kalinya selama berada di Kota Baubau, pembinaan Penyuluh Agama Islam berbasis Konten Dakwah Via Media Sosial.

“Melalui kesempatan ini kita berharap teman-teman penyuluh dapat meningkatkan kapasitasnya,” harapnya.

Diketahui, laporan Ketua Panitia disampaikan Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Baubau, H. Sanudin. Turut hadir saat kegiatan, Kasubbag TU, Kasi Pendidikan Madrasah dan Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, Kepala Penyelenggara Syariah Kantor Kemenag Baubau serta Kepala KUA se-Kota Baubau.

[TIM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here