PT. Merbau Belum Kantongi IPAL, Walhi Sultra: Pemerintah Harus Berani Cabut Izinnya

0
315
Terkait Bau Limbah PT Merbau, Walhi Sultra Desak DLH Usut Keluhan Masyarakat
Direktur Eksekutif Walhi Sultra, Saharuddin. (Foto: Istimewa)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Saharuddin mengungkapkan perusahaan kelapa sawit PT. Merbaujaya Indahraya yang berada di Desa Laeya, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) belum mengantongi Izin Pembuangan Air Limbah (IPAL).

Hal itu berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konsel di PT. Merbaujaya Indahraya pada Kamis (04/06/2020), yang menemukan kegiatan pengelolaan limbah cair yang dilakukan perusahaan belum memiliki IPAL dari OSS.

“Jika pihak perusahaan sudah terbukti belum mengantongi Izin Pembuangan Air Limbah maka belum bisa beroperasi,” tegasnya via sambungan selulernya, Minggu (07/06/2020).

Pasalnya, kata Saharuddin, persoalan izin sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Jika PT. Merbau masih beroperasi sementara sudah ditemukan tak mengantongi izin maka pemerintah harus berani mencabut izinnya,” katanya.

Saharuddin juga mengharapkan kepada pemerintah dan dinas terkait berlaku tegas kepada perusahaan yang melanggar aturan perundang-undangan.

“Kami mendesak DLH Kabupaten Konsel agar segera meminta pertanggung jawaban atas bau limbah yang dihasilkan PT. Merbaujaya Indahraya yang selama ini meresahkan masyarakat Desa Laeya,” tekannya.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here