Proyek Penimbunan Laut Motewe Mangkrak, Anggaran 33 Miliar Mubazir

0
1645
Proyek Penimbunan Laut Motewe Mangkrak, Anggaran 33 Miliar Mubazir
Pemuda Kecamatan Maligano, Muhamad Hijra (kanan ujung). (Foto: Ist)

MUNA, SULTRA — Toko Pemuda Kecamatan Maligano, Muhamad Hijra, menyoroti soal penimbunan laut Motewe. Pasalnya, proyek yang dikerjakan sejak tahun 2017 dan 2018 itu hingga saat ini belum memiliki Amdal.

Padahal, saat pembahasan anggaran tahun 2017 dan 2018, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna berjanji, sebelum memulai pekerjaan tersebut terlebih dulu akan melengkapi dokumennya, khususnya mengenai izin lingkungan.

Namun fakta yang terjadi adalah proyek disiasati dengan menumpang pada izin penimbunan dermaga milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) tahun 2016 silam. Dari izin DKP itu, kemudian diterbitkan DELH dan DPLH.

Dan soal izin lokasi yang berkaitan dengan kawasan hutan mangrove, sesuai Permen No. 122, kegiatan reklamasi pantai diatas 25 hektar, untuk menerbitkan izin lokasi merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Ini kan rancu, ketika izinnya hanya dikeluarkan OPD setempat. Ini bicara soal konservasi, seharusnya izinnya dari pusat,” ujar Muhamad Hijra, Senin (14/09/2020).

Akibatnya, sambung Hijra, untuk tahun 2019 dan tahun 2020, reklamasi laut itu dibiarkan mangkrak. Pemkab Muna sama sekali tidak mengalokasikan anggaran kegiatan tersebut.

“Kan mubazir uang Rp 33 Miliar jika hanya digunakan untuk timbun laut yang tidak dirasakan asas manfaatnya oleh masyarakat,” sambungnya.

Selain melakukan penimbunan laut, untuk menjaga timbunan tidak terkikis oleh arus ombak, Pemkab Muna melakukan pembuatan talut menggunakan anggaran APBD tahun 2018. Hanya saja, baru memasuki tahun 2019, talut yang dibangun sudah terlihat ambruk.

“Bagian atas fondasi tanahnya tergusur air laut yang juga bisa mengakibatkan talut dari atas bisa roboh,” ungkap Muhamad Hijra.

Hingga berita ini naik tayang, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemkab Muna.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here