Posbakumadin Konsel Beri Bantuan Hukum Gratis

0
713
Posbakumadin Konsel Beri Penyuluhan Hukum Gratis
Ketua Posbakumadin Konsel, Alfian Silondae SH. (Ricky/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Konawe Selatan (Konsel) memberikan Bantuan Hukum gratis bagi masyarakat miskin atau tidak mampu.

Demikian disampaikan Ketua Posbakumadin Konsel Alfian Silondae SH saat memberikan penyuluhan hukum di Desa Puupi, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konsel, Senin (20/07/2020).

Kata  dia dalam mengimplementasikan Bantaun Hukum nantinya, perlu  juga diberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat agar lebih mudah mengetahui dan memahami persoalan hukum.

Materi dalam penyuluhan hukum adalah implementasi Undang-Undang No. 16 tahun 2011 tentang Bantuan Hukum.

Dimana dalam Undang-Undang tersebut tertuang ruang lingkup bantuan hukum, syarat penerima bantuan hukum, syarat pemberi bantuan maupun manfaat bantuan hukum.

“Posbakumadin Konawe Selatan salah satu lembaga yang hadir dan terakreditasi atau memenuhi syarat dalam pemberian bantuan hukum di Sultra, baik permasalahan hukum pidana, perdata, maupun tata usaha negara,” ujarnya, Senin (20/07/2020).

Adapun tujuan dari penyuluhan hukum ini, lanjut  Alfian, adalah untuk menjamin dan memenuhi hak-hak bagi penerima Bantuan Hukum untuk mendapatkan akses keadilan, menjamin persamaan kedudukan di dalam hukum, serta menjamin kepastian penyelengaraan bantuan hukum dilaksanakan secara merata.

“Dan kehadiran Posbakumadin Konawe Selatan memberikan ruang untuk diakses oleh masyarakat pencari keadilan dalam penyelesaian permasalahan hukum yang dihadapi,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Desa Puupi, Erwiansyah Mangidi menambahkan dengan adanya Bantuan Hukum ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang kurang mampu di desanya. Terkait materi Penyuluhan Hukum tujuannya agar masyarakat mengerti dan memahami persoalan hukum.

“Saya mengharapkan kepada masyarakat agar bisa memahami hukum, apalagi sekarang kita harus lebih berhati-hati dalam bermedia sosial karena sudah banyak yang terjerat hukum diakibatkan melakukan pencemaran nama baik seseorang melalui media sosial,” tambahnya menandasi.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here