Poros Muda Desak Polda Sultra Usut Dugaan Jual Beli Hasil Hutan Ilegal di Konda

0
540
Poros Muda Desak Polda Sultra Usut Dugaan Jual Beli Hasil Hutan Ilegal di Konda
Poros Muda Sultra saat menggelar unjuk rasa. (Ricky/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Organisasi Poros Muda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar unjuk rasa mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mengusut tuntas dugaan perdagangan ilegal yang dilakukan oleh UD Barokah di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Pasalnya, perusahaan yang bergerak di bidang usaha pengrajin rotan itu diduga keras telah menyalahi beberapa aturan seperti membeli dan menjual hasil hutan tanpa izin yang lengkap, tidak memiliki izin lingkungan, gaji pekerja dibawah standar Upah Minim Kabupaten (UMK) atau Upah Minimum Provinsi (UMP).

Selain itu, UD Barokah juga tidak menjalankan aturan keselamatan karyawan yang sedang kecelakaan kerja, tidak diberikan tunjangan kompensasi, karyawan tidak didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan, dan diduga hasil hutan diekspor keluar negeri.

Ketua Umum Organisasi Poros Muda Sultra, Jefri Rembasa dalam orasinya menyampaikan beberapa tuntutan antara lain mendesak Polda Sultra untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan kejahatan perindustrian dan perdagangan yang ada di Kecamatan Konda.

Meminta Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sultra untuk memberi sanksi pencabutan atau pembekuan usaha UD Barokah.

Mereka juga meminta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sultra untuk meninjau lokasi aktivitas UD Barokah tersebut.

“Kami mendesak Bea dan Cukai untuk melakukan tinjauan pajak aktivitas UD Barokah,” teriak Jefri Rembasa dalam orasinya.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here