Polres Konsel Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Kepada Anak

0
273
Polres Konsel Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Kepada Anak
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Konsel, Bripka Nurjanah. (Ricky/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Kasus pelecehan dan pemerkosaan pada anak meningkat di tahun 2020 ini, dimana yang dominan menjadi tersangka adalah anak sekolah. Kepolisian Resort Konawe Selatan (Polres Konsel) mengimbau agar orang tua lebih ketat mengawasi anak mereka.

Menurut Kepala Unit (Kanit) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Konsel Bripka Nurjanah, untuk tahun 2020 ini, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) berkurang namun kasus persetubuhan anak dan pencabulan bertambah dan pelakunya pun kebanyakan yang masih statusnya bersekolah.

“Kalau untuk anak sebagai tersangka yang diakibatkan alkohol masih jarang. Masalah terjadi karena penggunaan Handphone, mereka suka komunikasi lewat aplikasi Facebook,” terang dia ditemui di ruang kerjanya, Jumat (28/08/2020).

Masih kata Bripka Nurjanah, sesuai hasil keterangan yang diterima pihaknya selama ini, para pelaku dan korban berkomunikasi melalui aplikasi Facebook dengan cara janjian dan dijemput tengah malam untuk melakukan hubungan terlarang. Selain itu, juga akibat menonton film dewasa.

“Apalagi sekarang karena belajarnya melalui Handphone (HP) jadi mudah saja mereka mengaksesnya,” katanya.

Bripka Nurjanah mengimbau kepada masyarakat Konsel khususnya kepada orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak.

“Bila perlu usai belajar Handphonenya langsung disimpan orang tua,” imbaunya.

Pihaknya juga saat ini tengah melakukan koordinasi dengan satuan Binmas Polres Konsel selaku pembina fungsi Bhabinkamtibmas agar kiranya para Bhabinkamtibmas melakukan sosialisasi di masing-masing desa binaan mereka.

“Khususnya anak dibawah umur yang menjadi pelaku kejahatan maupun korban kejahatan dalam hal ini kejahatan terhadap kesusilaan agar diminta kepada masyarakat serta kepada para orang tua untuk selalu mengawasi anak mereka yang mulai beranjak dewasa serta memberikan pemahaman dan edukatif kepada anak tentang hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here