Polisi Ringkus Pembobol Bank 22 Miliar

0
217
Polisi Ringkus Pembobol Bank 22 Miliar
Polda Metro Jaya saat menggelar press conference di halaman Reskrimum. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Polda Metro Jaya kembali mengungkap kasus pembobolan perbankan, dari tiga kelompok berbeda. Tidak tanggung-tanggung, total kerugian akibat aksi ini mencapai Rp22 Miliar.

Memanfaatkan maintenance, atau perbaikan data berkala pada sebuah bank swasta nasional, kelompok pembobolan perbankan asal Sumatera Selatan ini, secara acak melakukan pengisian deposito menggunakan virtual account, pada sebuah aplikasi miliknya.

Pengisian ke virtual account ini, dilakukan berkali kali tanpa mengurangi saldo rekening milik pelaku, namun yang berkurang justru uang bank yang disasar. Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Nana Sudjana, dalam keterangan kepada wartawan, di halaman Reskrimum, Jumat (06/03/2020).

Kasus ini berawal dari laporan sebuah bank, yang mengalami kerugian sekitar Rp22 Miliar lebih akibat dibobol dengan cara pengisian deposito menggunakan virtual account, dan juga kartu kredit.

Menurut Kapolda, berdasarkan laporan tersebut Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, bergerak cepat, dan mengerahkan 60 personel dengan dibantu 40 personel dari Polda Sumatera Selatan, menangkap tujuh orang pelaku di wilayah Palembang.

Selain tujuh pelaku pembobol bank, polisi juga menangkap dua pelaku pembobol kartu kredit. Pengungkapan pembobol kartu kredit ini, pengembangan dari tertangkapnya salah satu daftar pencarian orang (DPO) pada kasus pembobolan rekening milik Ilham Bintang, beberapa minggu lalu.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua buah senjata api jenis revolver berikut peluru, berbagai HP, buku tabungan dan kartu kredit. Akibat perbuatan ini, pelaku diancam pasal 362, 372 Undang-Undang Republik Indonesia tahun 2010, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

TIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here