Pilkada Muna, UB: Jangan Pilih Pemimpin Khianat, Pilihlah yang Tegas dan Berkomitmen

0
459
Pilkada Muna, UB: Jangan Pilih Pemimpin Khianat, Pilihlah yang Tegas dan Berkomitmen
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya, Umar Bonte. (Foto: Ist)

MUNA, SULTRA — Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang juga mantan Anggota DPRD Kota Kendari dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Umar Bonte mengingatkan masyarakat Muna, pada Pilkada 9 Desember mendatang, jangan memilih pemimpin yang khianat, tapi pilih pemimpin yang tegas dan berkomitmen.

Menurut UB sapaan akrab Umar Bonte, kriteria pemimpin tegas dan berkomitmen seperti ini hanya ada pada sosok Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna Nomor Urut 2, Rajiun Tumada dan H. La Pili (RAPI).

“Pilihlah calon pemimpin yang tak hanya tegas dan berkomitmen tapi juga amanah. Karena seorang pemimpin yang amanah akan berusaha sekuat tenaga untuk menyejahterakan rakyatnya walaupun sumber daya alamnya terbatas,” katanya pada fokusberita.net, Senin (02/11/2020).

Sebab, lanjut UB, apabila pemimpin yang dipilih khianat, sudah pasti akan sibuk memperkaya diri sendiri dan keluarga serta kolega-koleganya. Dan membiarkan rakyatnya tak berdaya.

“Sifat amanah akan menarik keberkahan, sedangkan sifat khianat akan mendorong kefakiran,” ujarnya.

Olehnya itu, lanjut UB, masyarakat Muna harus cerdas memilih pemimpin. Karena jika tidak, maka kehancuran akan dirasakan.

“Apalagi saat ini Muna berada diambang kehancuran, untuk itu daerah ini harus bangkit dari keterpurukan,” lanjutnya.

Dikatakannya, pasangan RAPI merupakan pemimpin yang tepat untuk witeno wuna barakati karena memiliki visi misi yang jelas dan mengetahui masalah yang dihadapi masyarakat Muna saat ini.

“Memilih pemimpin itu yang memimpin bukan dipimpin, membimbing bukan dibimbing, mengendalikan bukan dikendalikan. Pemimpin itu harus tegas dan memegang komitmen janjinya terhadap rakyat saat berkampanye serta visi misinya jelas,” ucapnya.

Untuk itu, UB kembali mengingatkan masyarakat Muna agar mencoblos Nomor 2, RAPI (Rajiun-La Pili), pada 9 Desember 2020 mendatang.

“RAPI memiliki cita-cita yang mulia untuk mengembalikan jati diri Kabupaten Muna menjadi daerah maju, kuat dan bisa sejajar dengan daerah lain yang ada di Sultra,” pungkasnya. (*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here