Perdana, Tepung Jagung Asal Cilegon Tembus Pasar Israel

0
260
Perdana, Tepung Jagung Asal Cilegon Tembus Pasar Israel
Produk olahan asal Indonesia berupa tepung jagung atau corn starch hasil industri di Cilegon. (Foto: Istimewa)

CILEGON, BANTEN – Pangsa pasar produk olahan asal Indonesia berupa tepung jagung atau corn starch hasil industri di Cilegon berhasil tembus pasar Israel.

Sstelah sebelumnya menjadi langganan 5 negara tujuan ekspor lainnya yakni Vietnam, Malaysia, Hongkong, Pilipina dan Thailand.

Pada pengiriman perdana kali ini, sebanyak tiga kontainer dengan berat total 57 ton senilai Rp 430 juta tepung jagung siap diberangkatkan menuju Israel.

“Kami telah pastikan tepung jagung ini bebas dari serangga hidup, sehingga aman untuk diekspor,” ujar Raden NurCahyo Nugroho, Kepala Karantina Cilegon (26/03/2020).

Raden juga menjelaskan bahwa Target Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) serta persyaratan ekspornya masih sama dengan 5 negara sebelumnya.

Israel juga mempersyaratkan adanya Phytosanitary Certificate (PC) sebagai jaminan kesehatan bagi tepung jagung tersebut. Dengan adanya jaminan PC maka tepung jagung tidak akan ditolak oleh negara tujuan.

Berdasarkan data otomasi sistem IQFast, di Tahun 2020 ini, Karantina Pertanian Cilegon telah memfasilitasi sertifikasi ekspor produk olahan sub sektor tanaman pangan atau tepung jagung ini sebanyak 8,9 ribu ton atau senilai Rp42 miliar. Jumlah ini setara dengan 33% dari total volume ekspor di Tahun 2019 yang mencapai 27 ribu ton.

Raden menjelaskan, lalu lintas produk pertanian dan turunannya tetap berjalan, walaupun ada sedikit penurunan di tengah wabah pandemi Covid-19.

Ia juga menambahkan, sesuai arahan Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, seluruh layanan perkarantinaan terhadap publik agar dipastikan tetap berjalan.

“Untuk itu langkah modifikasi pemeriksaan inline inspection, bilik disinfektasi bagi pengguna jasa yang datang ke kantor layanan atau hal lainnya dapat dilakukan sebagai upaya biosekuriti,” pungkas Raden.(***)

TIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here