Pembangunan Saluran Irigasi di Desa Brayo Diduga Sarat Penyimpangan

0
639
Pembangunan Saluran Irigasi di Desa Brayo Diduga Sarat Penyimpangan
Papan proyek saluran Irigasi di Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. (Fajar/FB.Net)

BATANG, JATENG – Proyek pembangunan saluran Irigasi di Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), diduga sarat penyimpangan.

Pasalnya, proyek bangunan fisik senilai Rp 31.675.000 itu, dibiayai dari anggaran Dana Desa tahap ke-2 materialnya digunakan dari batu kali yang diambil dari kali atau sungai di sekitar lokasi kegiatan.

Menurut keterangan salah satu tukang atau pekerja proyek berinisial E yang juga warga Desa Brayo yang ikut bekerja dalam pembangunan Irigasi, bahwa batu tersebut diduga dipecah dan dibelah sendiri.

“Ya mas, untuk batu yang digunakan batu kali yang ada di kali itu dan dibelah sendiri memanggil tukang belah batu,” ujarnya, ditemui Jumat (16/10/2020).

“Proyek itu membeli materi batu hanya dua mobil doplak, sisanya mengambil dari kali,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Brayo, Amirudin yang dikonfirmasi, Senin (26/10/2020) mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) terkait informasi proyek pembangunan Irigasi tersebut. Sebab dirinya sebagai Kades tidak melihat pekerjaan itu, untuk RAB-nya pun belum ia cek.

Selanjutnya, saat dilakukan konfirmasi kembali melalui WhatsAppnya, sang Kades mengatakan bahwa pasca dirinya berkoordinasi dengan TPK, materi batu yang diambil dari kali atau sungai di lokasi proyek tidak benar adanya.

“Mungkin warga yang mengadu yang terkait proyek pembangunan saluran Irigasi tersebut mempunyai maksud atau mempunyai permasalahan dengan Pemerintahan Desa Brayo yang sekarang,” ungkapnya. (*)

Kontributor: Fajar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here