Ode Heto: Andi Sapri Jangan Terlalu Mangkere

0
4093
Ode Heto: Andi Sapri Jangan Terlalu Mangkere
La Ode Hetto. (Foto: Ist)

MUNA, SULTRA — Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kabupaten Muna, La Ode Hetto merasa lucu dengan pernyataan Andi Sapri yang geram dengan Umar Bonte yang mengatakan semua kader PDIP di Muna mendukung dan berjuang untuk memenangkan Rajiun Tumada-H. La Pili (RAPI) pada Pilkada Muna, 09 Desember nanti.

“Andi Sapri jangan terlalu mangkerelah. Seksi itu boleh saja, mangkere jangan, apalagi sensi. Apa yang diungkapkan Umar Bonte di salah satu media online itu adalah benar. Saya juga kader PDIP Kabupaten Muna yang tak mendukung Rusman Emba dan Bachrun Labuta, tapi mendukung Rajiun dan La Pili,” ungkap La Ode Heto pada media ini, Sabtu (19/09/2020).

Menurutnya, pernyataan Kader Nasional PDIP (Umar Bonte) tak mencederai marwah partai besutan Megawati Soekarno Putri.

“Sejumla kader Partai PDI di Muna sudah menemui saya. Dalam pertemuan kami mendukung pasangan Rajiun-La Pili di Pilkada Muna. Bahkan kami semua sudah bekerja dan turun gunung. Bukan mimpi buruk apalagi merusak barisan,” terang La Ode Heto seraya tersenyum.

Baginya, Wakil Komisi III DPRD Kabupaten Muna, Andi Sapri, terlalu mangkere. Kader PDIP di Muna tahu mana pemimpin yang bisa membangun daerah dan mana yang tidak. Mana pemimpin yang suka mengobral janji,  mana pemimpin yang tegas serta punya jiwa membangun.

“Demi kemajuan daerah Muna, kami semua kader PDIP di Muna mendukung pasangan Rajiun-La Pili,” cetusnya.

Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Muna dari PDIP, Andi Sapri seharusnya malu karena geram dengan pernyataan Umar Bonte tersebut.

“Dan Rusman selaku Bupati Muna seharusnya intropeksi diri, kenapa sejumlah kader partai berlambang kepala banteng rela dipecat karena tak taat pada intruksi DPP yang tak mendukung pasangan RE-BL,” ujarnya.

Mantan Camat Kontu Kowuna ini menegaskan, para kader ingin Muna dipimpin orang yang tepat, sebab menurutnya, Muna butuh pemimpin bukan pemimpi.

“Muna butuh pemimpin yang tegas dan pemimpin yang punya konsep membangun. Bukan pemimpin yang yang tidak punya karya utuk daerahnya, bukan pemimpin yang hanya mengklaim karya orang. Muna butuh pemimpin yang tegas dan pembangunannya terbukti, bukan hanya janji-janji saja. Sosok yang kami inginkan ada sama Rajiun,” tegasnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here