Nilai Kasusnya Dibesar-Besarkan Demi Menjegal Rusman, Praktisi Hukum: Darmansya Hanya Cari Sensasi

0
1569
Nilai Kasusnya Dibesar-Besarkan Demi Menjegal Rusman, Praktisi Hukum: Darmansya Hanya Cari Sensasi
Kuasa Hukum Muharam, Sarifudin SH. (Foto: Istimewa)

MUNA, SULTRA – Praktisi Hukum di Kabupaten Muna, Sarifudin SH, yang juga kuasa hukum Muharam menilai pernyataan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Muna, La Ode Darmansya di salah satu media beberapa waktu lalu hanya mencari sensasi dan simpati publik.

Dimana sebelumnya Kadis Perindag Muna ini melalui pernyataannya menyampaikan bahwa kasusnya tersebut dibesar-besarkan dengan tujuan untuk menjegal kekuatan LM Rusman Emba maju di Pilkada Muna. Menurut Sarifudin SH, pernyataan tersebut hanya asumsi pelaku yang tidak berdasar.

“Kita berbicara hukum, bicara fakta bukan bicara katanya ataupun asumsi, apalagi mau kait-kaitkan dengan politik. Mau ASN diduga merangkap tim sukses Rusman atau siapa pun dia jika melakukan tindak pidana dimata hukum sama tidak ada perbedaan,” ujarnya, Sabtu (28/03/2020).

Selaku kuasa hukum Muharam, Sarifudin SH meminta kepada pihak kepolisian Polres Muna agar tegas dalam mengusut kasus pemukulan yang dialami kliennya.

”Kami minta polisi yang menangani kasus ini agar tidak main-main demi kepastian hukum,” pintanya.

“Kasus ini sudah masuk ke tahap penyidikan dan selangkah lagi naik ke penetapan tersangka. Jadi kasus ini harus diusut tuntas,” lanjutnya.

Ia menambahkan, Darmansya juga diduga melanggar UU No. 5 Tahun 2014 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kede Etik Pegawai Negeri Sipil.

“Seharusnya dia (Darmansya) tidak pantas lontarkan pernyataannya terkait Pemilihan Bupati Muna kedepan. Apalagi ia sebagai pejabat publik di salah satu Dinas di Kabupaten Muna,” tambahnya.

Ditemui terpisah, Direktur Polisi Watch, Taufan turut menyayangkan pernyataan Kadis Perindag Muna tersebut. Dia menilai Darmansyah sengaja menggoreng opini publik bahwa seolah-olah dia adalah korban dalam kasus yang dilaporkan Muharam pada Senin (24/02/2020) lalu.

“Kenapa dia hubung-hubungkan kasus ini dengan politik, terus menjegal Rusman? dia berbicara seperti kapasitasnya sebagai ketua umum partai saja. Jangan mengada-mengada lah,” ketus Mantan Komisioner KPU Muna Barat itu.

Ia yakin Polres Muna bekerja secara profesional. Dia juga mengapresiasi kinerja Polres dibawah komando AKBP Debby Asri Nugroho yang terus mengawal kasus yang kini telah naik ke tingkat penyidikan.

“Inikan kriminal murni dan itu telah ditangani oleh penyidik Polres Muna dan bukti-bukti serta hasil visum jelas. Baiknya kita ikuti saja proses, tidak usah berstatemen mencari simpati. Benar salahnya itu nanti di pengadilan. Jadi mari kita tunggu saja,” pungkasnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here