Munculnya Masalah Omnibus Law Dampak dari Pemerintah yang Tidak Transparan

0
380
Munculnya Masalah Omnibus Law Dampak dari Pemerintah yang Tidak Transparan
Mahasiswa Fakultas Hukum UHO, Julianto Jaya Perdana. (Foto: Istimewa)

KENDARI, SULTRA – Omnibus Law merupakan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang dimodifikasi dari beberapa Undang-Undang agar tidak menimbulkan kontradiksi dengan peraturan perundangan-undangan lainnya.

Dimana diantaranya adalah RUU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) dan Undang-Undang Pemberdayaan UMKM yang kabarnya terdiri dari 1028 halaman.

Banyak khalayak yang bersudut pandang bahwa ini bakal merugikan buruh, pedagang, petani dan masyarakat sosial lainnya.

Julianto Jaya Perdana, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) berpendapat bahwa RUU Cipta Lapangan Kerja disinyalir hanyalah pengalihan isu semata.

“Melihat maraknya masalah-masalah di negeri ini yang belum dituntaskan dikarenakan RUU Cilaka ini belum memiliki draft yang resmi,” ungkap Jul sapaan akrab pria yang menjabat Kepala Bidang Departemen Hukum dan HAM Poros Muda Sulawesi Tenggara ini, Minggu (15/03/2020).

Disisi lain, lanjut Jul, keterbukaan dan penjelasan substansi materi pada RUU Cipta Lapangan Kerja oleh pemerintah amat sangat diperlukan.

“Pemerintah seharusnya mengedepankan asas transparansi sebagaimana dalam Undang-Undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukan Informasi Publik, hal tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan kecurigaan bahwa ada kepentingan didalamnya,” ujarnya.

Selain itu, tambah dia, masyarakat tak akan lagi huru-hara terkait RUU Cipta Lapangan Kerja tersebut. Sebagai langkah kongkret pemerintah harus memberi kepastian draft asli supaya publik bisa menyimpulkan apakah baik untuk kemaslahatan umat atau sebaliknya (buruk).

“Seyogyanya sebelum RUU ini disahkan, naskahnya disosialisasikan kepada seluruh Kampus, Serikat Buruh, dan Pedang Usaha Ekonomi Mikro ataupun Makro agar masyarakat tidak penasaran. Dan apakah RUU Omnibus Law ini pro terhadap rakyat atau pro terhadap Investor,” pungkasnya.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here