Mengenal Sosok Rajiun, Seorang Penantang Petahana di Kabupaten Muna

0
794
Mengenal Sosok Rajiun, Seorang Penantang Petahana di Kabupaten Muna
LM. Rajiun Tumada

Siapa yang tak kenal dengan LM Rajiun Tumada, Bupati Muna Barat dan mantan juara atlit Karateka Nasional bahkan Internasional. Namanya tak asing lagi di kalangan masyarakat.

Meski di usia yang masih terbilang muda, putra seorang guru bernama La Ode Ilaihi ini sudah menjadi seorang Bupati.

Sebagai seorang pemimpin, semangat kebersamaan dan sifat merakyatnya adalah gambaran gairah jiwanya tak lekang oleh waktu.

Kiprahnya sebagai pemimpin di Kabupaten Muna Barat tidak diragukan lagi. Sebelum menjabat sebagai Bupati, Rajiun sudah terbiasa dekat dengan rakyat karena sifat merakyatnya, memiliki karateristik diri, pemimpin sejatinya seperti itu.

Rajiun kerap mengunjungi rakyatnya, untuk mengetehui kondisi yang dialami oleh mereka. Itu yang dilakukan oleh Rajiun, bukan pencitraan. Sebab hal ini sudah dilakukan jauh sebelum terpilih menjadi seorang Bupati di Kabupaten Muna Barat.

Rajiun sangat mudah ditemui. Untuk datang menghadap, dan diundang ke pesta pernikahan ataupun hajatan, tidak perlu dengan pakaian adat, cukup dengan berpakaian biasa. Beliau pasti datang di hajatan baik hajatan suka ataupun duka.

Berlatar belakang sebagai atlit dan birokrat, publik yakin dan percaya pola kepemimpinan Rajiun telah terbukti membawa Kabupaten Muna Barat yang baru seumur jagung mekar, menjadi lebih baik dan lebih maju dibanding Muna yang merupakan kabupaten induk yang usianya sudah uzur.

Saat ini, Rajiun sedang ikut dalam ajang pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Muna bersama H. La Pili dengan akronim RAPI.

Meski ia tak diusung oleh PDIP namun berhasil diusung oleh 6 partai politik yaitu NasDem, Gerindra, Hanura, PPP, PAN dan Demokrat, namun Rajiun optimis akan memenangkan pertarungan, “Yakin dan optimis, kata Rajiun itu hal lumrah”.

Rajiun sadar, lawan politiknya adalah Petahana, orang yang memiliki kuasa di Kabupaten Muna dan juga memiliki uang. Meski begitu, menurutnya yang menentukan adalah rakyat.

Rakyat yang merasakan dan jika Allah SWT sudah berkehendak, tak ada yang bisa merubahnya. Jika Allah memberikan amanah pada dirinya tanggal 9 Desember 2020 mendatang terpilih menjadi pemenang, sebagai Bupati di Kabupaten Muna periode 2021-2026, insha Allah amanah rakyat tidak akan disia-siakan.

Rajiun mengatakan perjuangan membutuhkan pengorbanan. Perjuang butuh materi dan pikiran. Namun dia tidak akan menggunakan uang sebagai pemikat hati rakyat. Sebab, harga diri masyarakat tak bisa dibeli dengan uang namun dengan niat yang tulus untuk membangun daerah.

Itulah kata Rajiun yang diinginkan masyarakat. Dia yakin rakyat akan melihat figur dalam pemilihan 9 Desember nanti.

Rajiun berjanji, jika ia terpilih nanti, pola sama di Kabupaten Muna Barat akan diterapkan. Memiliki Konsep dalam membangun. Segala kebijakan berpihak pada rakyat. Bersikap tegas namun bijaksana, loyal, sederhana dan mudah ditemui, serta tidak banyak keluar daerah.

Karena rakyat adalah pemegang kekuasaan kedua setelah Allah SWT. Dan dirinya sendiri juga adalah rakyat. Manusia hanya bekerja, berusaha dan berdoa.

[ROS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here