Mayat Wanita Ditemukan Tewas Dengan Leher Nyaris Putus Hebohkan Warga Moramo Utara

0
1165
Mayat Wanita Ditemukan Tewas Dengan Leher Nyaris Putus Hebohkan Warga Moramo Utara
Mayat korban pembunuhan di Kecamatan Moramo Utara ditemukan dengan kondisi leher nyaris putus. (Foto: Ist)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Warga Desa Sanggula, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat wanita. Korban diketahui bernama Lusiana (43) ditemukan pada Minggu (08/11/2020) sekira pukul 12.30 Wita.

Mayat wanita tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anak berumur 8 tahun di Drainase atau tepatnya di depan SD Negeri 5 Konsel.

“Sebelum Polisi tiba, TKP (Tempat Kejadian Perkara) sudah dikerumuni ratusan warga yang hendak melihat sosok mayat wanita tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Konsel, Iptu Fitrayadi kapada media ini, Selasa (10/11/2020).

Lanjut Fitrayadi, saat petugas tiba, langsung mengamankan lokasi penemuan mayat dan melakukan olah TKP disaksikan ratusan warga. Usai olah TKP, korban dibawa ke Puskesmas Moramo Utara untuk dilakukan Visum Et Refertum.

Berdasarkan hasil visum, mayat perempuan tersebut adalah korban pembunuhan.

Tidak menunggu waktu lama, polisi langsung melakukan penyelidikan, sebanyak 12 saksi langsung diinterogasi namun tidak ada yang melihat kejadian tersebut.

Berbekal pengalaman sebagai penyidik, kasus pembunuhan yang terjadi dua hari lalu itu berhasil diungkap Iptu Fitrayadi.

Pelaku bernama Amili Bin La Asa (22) berhasil ditangkap pada Selasa (10/11/2020), di Desa Wuna, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, sekitar pukul 11.30 Wita.

“Tersangka Amili Bin La Asa (22) merupakan warga Desa Walelei, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat,” ujar Iptu Fitrayadi.

Berdasarkan keterangan dari tersangka, kejadian bermula pada Minggu sekitar pukul 04.30 Wita, atau jelang Shalat Subuh, tersangka bersama teman-temannya berhenti mengonsumsi Miras.

Saat tersangka kembali ke tempat tinggalnya yang berjarak sekitar 150 meter, sambil mengupas buah Mangga menggunakan pisau, tersangka yang tiba di kios depan rumah tinggalnya melihat korban berdiri di seberang jalan.

Korban menegurnya “Kamu Siapa dan Dari Mana”. Tersangka yang masih dalam pengaruh alkohol menghampirinya dan memegang tangan kanannya namun ditepis oleh korban. Spontan tersangka mengipaskan lengan kirinya dan pisaunya mengenai pipi kanan (robek dari bibir sampai telinga), korban langsung tumbang.

Karena panik, tersangka turun ke Dreinase (dalam sekitar 1 meter) dan menarik korban.

“Saat Korban sudah di dalam Dreinase, tersangka membuka pakaian korban dan melakukan pemerkosaan kepada korban yang telah bersimbah darah. Karena korban berontak (sambil aksi bejatnya dijalankan), tersangka kemudian menggorok leher korban sampai setengah leher (nyaris putus),” jelas Iptu Fitrayadi.

Fitrayadi menambahkan, tersangka baru dua bulan keluar dari Lapas Kendari (Bebas Bersyarat), setelah 2016 juga melakukan pembunuhan di Muna Barat.

“Atas kejadian tersebut, tersangka dijerat dengan Persangkaan Tindak Pidana Pembunuhan dan Pemerkosaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP dan Pasal 285 KUHP,” tutupnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here