Masalah Bau Limbah PT Merbaujaya, DPRD Konsel Turun Tangan

0
502
Masalah Bau Limbah PT. Merbau, Dewan Konsel Turun Tangan
Ketua Komisi I DPRD Konsel, Nadira SH (ketiga dari kanan) bersama anggota dan Polsek Laeya mengunjungi Desa Laeya. (Foto: Ricky/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Selatan (Konsel) mengunjungi kediaman Kepala Desa (Kades) Laeya, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konsel, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (12/05/2020).

Kunjungan dilakukan menyusul pemberitaan awak media terkait adanya bau busuk limbah pengolahan kelapa sawit yang diduga berasal dari PT. Merbaujaya Indahraya.

Dalam kunjungan itu hadir Ketua Komisi I DPRD Konsel Nadira SH bersama anggota Sutiono S.Ip, Dr Sabri Taridala, dan Achmad Arno ST. Selain itu turut hadir Kapolsek Lainea AKP Hendry Reviles serta Babinsa Bripka Rober.

Berita Terkait : Warga Laeya Konsel Keluhkan Bau Limbah Pengolahan Kelapa Sawit PT Merbaujaya Indahraya

Berdasarkan laporan dari masyarakat yang diperkuat oleh Kades Laeya Haerudin, Ketua Komisi I Nadira., SH, turun tangan dengan berkunjung langsung ke Desa Laeya guna menindaklanjuti keluhan masyarakat.

“Hari ini DPRD khususnya Dapil III melakukan kunjungan kerja terkait parawisata sumber air panas di Desa Lainea. Kedua, kami berkunjung di Desa Laeya menindak lanjuti keluhan masyarakat terkait aroma limbah dari PT. Merbaujaya bahwa kalau musim penghujan baunya cukup menyengat dan ini yang masih kami cek,” katanya, Selasa (12/05/2020).

Adapun langkah yang akan ditempuh oleh DPRD adalah dengan menginterupsikan kepada pemerintah desa agar menyampaikan surat keberatan kepada pihak pemerintah daerah dan DPRD Konsel.

“Kami akan menindaki sesuai prosedur. Nanti DPRD fungsinya akan memanggil pihak perusahaan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta pihak terkait untuk diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP),” ungkap Nadira.

Politisi asal PAN ini menegaskan, jika pihak perusahaan terbukti melanggar dampak lingkungan, maka perusahaan akan diberi sanksi sesuai dengan penilaian teknis.

Terkait jadwal pemanggilan RDP (hearing), Dewan Konsel masih menunggu surat keberatan secara resmi dari pihak pemerintah desa.

“Ya, kami menunggu proses dari pemerintah desa, kan pemerintah desa juga sudah mengadakan rapat,” imbuhnya.

Nadira pun berharap kepada pihak investor dalam membangun perusahaan harus mampu memberi manfaat positif terhadap masyarakat. Bukan malah sebaliknya memberikan dampak buruk.

“Itu merupakan harapan kita semua,” pungkasnya.(*)

Tonton Videonya Disini :

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here