Mahasiswa Menjerit, DEMA IAIN Kendari: Kami Tantang Rektor, Berani Tidak Turunkan UKT?

0
495
Mahasiswa Menjerit, DEMA IAIN Kendari: Kami Tantang Rektor, Berani Tidak Turunkan UKT?
Muh. Sulhijah, Sekretaris Jenderal DEMA IAIN Kendari. (Ricky/FB.Net)

KENDARI, SULTRA — Pandemi virus Corona atau Covid-19 yang tengah melanda Indonesia membawa dampak pada semua sektor, tanpa terkecuali di sektor pendidikan.

Bagi mahasiswa yang memiliki latar belakang orang tua berpenghasilan pas pasan mengaku sangat kesulitan membiayai kuliahnya selama pandemi.

Disisi lain, Perguruan Tinggi belum juga mengeluarkan kebijakan menurunkan biaya semester mahasiswa.

Berita Terkait: Mahasiswa IAIN Kendari Tuntut Keringanan UKT

Kondisi inilah yang membuat mahasiswa menjerit sehingga mereka menuntut pihak kampus untuk menurunkan biaya semester semasa pandemi Covid-19.

Seperti halnya tuntutan yang dilakukan mahasiswa IAIN Kendari yang meminta pengurangan Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Pengurangan UKT mahasiswa sifatnya sangat urgen, kami mendesak Kementerian Agama harus segera membuat kebijakan,” ungkap Muh. Sulhijah Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Kendari pada Fokusberita.net, Jumat (12/06/2020).

Desakan ini dikakukan karena belum adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maupun Kementrian Agama (Kemenag), terkait penurunan biaya semester selama pandemi Corona.

Berita Terkait: Mahasiswa Tuntut Keringanan UKT, Begini Tanggapan Kampus IAIN Kendari

“Seperti diketahui, Kementerian Agama sebelumnya telah mengeluarkan surat dengan Nomor B-752/DJ.I/HM.00/04/2020 tentang Pemberian Diskon UKT kepada Mahasiswa di semua jenjang studi sebesar 10%, namun dibatalkan melalui Surat dengan Nomor B-802/DJ.I/PP.00.9/04/2002,” ujar Sulhijah.

Berdasarkan hal tersebut dia meminta kepada Kementerian Agama untuk tidak lagi membuat kebijakan karet sebab tindakan seperti ini sangat melukai perasaan mahasiswa.

“Kemudian kepada Rektor, kami meminta agar bersikap pro aktif. Jangan menunggu bola karena ini adalah tuntutan mahasiswa,” ucapnya.

Mantan Ketum UKM Pers IAIN Kendari ini pun menantang Rektor jika berani mengambil kebijakan menurunkan UKT Mahasiswa.

“Sebagai orang tua yang mencintai anaknya, berani tidak mengambil kebijakan menurunkan UKT,” tandasnya.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here