LSM JARAK Sultra Tolak Kedatangan TKA Asal Cina dan Dukung Gubernur Dalam Penolakan TKA

0
285
LSM JARAK Sultra Tolak Kedatangan TKA Asal Cina dan Dukung Gubernur Dalam Penolakan TKA
Ketua LSM JARAK Sultra, Yunus Mba Tono. (Foto: Istimewa)

KENDARI, SULTRA – Adanya rumor terkait akan masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina, menuai kritikan dan penolakan dari Pemerintah maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sulawesi Tenggara (Sultra), salah satunya Ketua LSM JARAK Sultra, Yunus Mba Tono, Kamis (30/04/2020).

Ketua LSM JARAK Sultra, Yunus Mba Tono mengutuk keras bilamana benar rumor yang beredar soal kedatangan TKA Tiongkok tersebut.

“Saya sangat menyayangkan keputusan pemerintah pusat memperbolehkan masuknya TKA ke Sultra,” ucapnya, Kamis (30/04/2020).

Hal ini bagi masyarakat Sultra, kata Yunud, sangat menyayat hati. Disaat kita dalam kondisi dilanda wabah Covid-19, harus dihadapkan lagi dengan keresahan yang ditimbulkan atas kedatangan para TKA ini di kawasan industri VDNI Morosi.

“Anehnya, di masyarakat diterapkan larangan mudik dan adanya pembatasan mobilisasi manusia antar kota, kok malah TKA ini seakan diberikan karpet merah untuk bebasnya memasuki daerah kita di Morosi, Konawe,” ujar Yusuf.

Maka dari itu Yusuf Mba Tono, baik secara pribadi maupun kelembagaan mendukung sepenuhnya keputusan Gubernur Sultra Ali Mazi yang menolak kedatangan para TKA agar tidak menimbulkan keresahan.

“Saya rasa ini harus jadi perhatian Pemerintah Pusat untuk membatkalkan kedatangan para TKA 500 orang asal Cina ini. Saya maminta pada Gubernur Bapak Ali Mazi secara tegas untuk menolak para TKA asal negeri tirai bambu ini,” pintanya.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here