Loloskan RE yang Berkasnya Tidak Sesuai Identitas Asli, KPU Muna Diduga Curang dan Masuk Angin

0
2512
Loloskan RE yang Berkasnya Tidak Sesuai Identitas Asli, KPU Muna Diduga Curang dan Masuk Angin
Umar Bonte. (Foto: Ist)

MUNA, SULTRA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga telah melakukan kecurangan dan masuk angin. Bagaimana tidak, KPU tidak mendiskualifikasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati M Muna, Rusman Emba-Bachrun Labuta (RE-BL), yang berkasnya tidak sesuai identitas asli.

Ini diungkapkan oleh salah seorang Praktisi Hukum di Sulawesi Tenggara (Sultra), Umar Bonte pada media ini, Kamis (01/10/2020).

“Paslon harus namanya yang tertera di KTP adalah sama dengan semua lembar dokumen pencalonannya. Bukan nama yang berbeda-beda. Anehnya lagi KPU meloloskan Paslon tersebut bahkan sudah ditetapkan sebagai Pasangan Calon. Kok bisa ya,” ungkapnya nada bertanya.

Umar Bonte meminta kepada KPU Muna untuk segra mendiskualifikasi Paslon RE-BL, yang berkasnya tidak sesuai identitas.

“Jangan berkonspirasi melakukan kecurangan dan pembohongan publik. Apa karena KPU masuk angin hingga bisa meloloskan berkas Paslon tersebut,” imbuhnya.

Sebab, menurut dia, perbedaan nama Rusman Emba di KTP-el dan Rusman Untung pada ijazah RE, itu menjadi dinamika tersendiri, lantaran jika nama berbeda maka secara otomatis akan memberi tafsiran berbeda terhadap orangnya.

“Seharusnya Jika seperti itu tidak diterima pencalonannya kalau nama berbeda dengan KTP apalagi tanpa ada penjelasan dari Pengadilan Negeri (PN),” terangnya.

KPU Muna harus melihat identitas calon berdasarkan KTP yang dilengkapi keterangan dari PN, karena itu merupakan indikator semua dokumen.

“KPU harus tahu semua dokumen menyesuaikan dengan KTP, ketika ada yang berbeda dengan KTP harus melalui mekanisme PN sebagai keterangan soal status kedudukan nama yang berbeda dokumen yang ada di KTP,” pungkasnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here