Kunker di Konsel, Wamen LHK: TN Rawa Aopa Wajib Dijaga dan Dilestarikan

0
186
Kunker di Konsel, Wamen LHK: TN Rawa Aopa Wajib Dijaga dan Dilestarika
Wamen LHK, Drs. Alue Dohong, Msc., Phd didampingi Plt. Bupati Konsel, Dr. Arsalim Arifin saat mengunjungi Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TN-RAW), Jumat. (Arna/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK), Drs. Alue Dohong, Msc., Phd, melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Tepatnya di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TN-RAW), Jumat (13/11/2020).

Kunker Wamen Alue Dohong di TN-RAW didampingi Plt. Bupati Konsel, Dr. Arsalim Arifin dan Dirjen PPI, Staf Ahli Menteri, Direktur Kemitraan Perhutanan Sosial dan Kepala Balai Lingkup UPT KLHK se-Sulawesi.

Disela-sela kunjungannya, Wamen yang langsung mengunjungi lokasi edukasi berupa tempat pengembangbiakan atau breeding insitu Rusa Timor, dan meninjau kondisi hutan mangrove dengan menggunakan perahu bermesin yang ada di TN-RAW, menyampaikan kekagumannya.

“Ini unik dan ada perbedaan dengan TN di daerah lain, bagian dari kekayaan bangsa yang wajib kita jaga dan lestarikan bersama,” kesan Alue dohong, Jumat (13/11/2020).

Ia juga meminta Balai TN-RAW untuk merangkul dan memberdayakan masyarakat sekitar lokasi untuk turut melestarikan taman tersebut melalui program kemitraan konservasi. Termasuk pemanfaatan daya tarik keunikan topografi di bidang wisata.

“TN-RAW memiliki potensi wisata yang besar, dengan keanekaragaman dan keunikannya tentu menarik wisatawan, jadi masyarakat bisa berpenghasilan dari ekowisata ini sekaligus bertanggung jawab menjaganya,” imbuh Alue.

Sementara itu, Plt Bupati Konsel Dr Arsalim Arifin dikesempatan itu usai mendampingi Wamen yang juga melakukan penanaman pohon di lokasi TN-RAW menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan dan perhatian serta sinergitas pihak Kementerian LHK.

Disebutkannya, sinergi yang telah terjalin selama kurun waktu beberapa tahun ini sangat berdampak signifikan terhadap pelestarian ekosistem taman, juga peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya.

“Terima kasih dukungan Kemen LHK, kerjasama dalam menjaga Taman seluas 105.194 Hektare (Ha) yang masuk ke dalam 15 kecamatan di 4 kabupaten ini benar berdampak nyata bagi pelestarian ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata mantan Kepala Bappeda Konsel ini.

Diungkapkan Arsalim, mulai 2017-2020 kegiatan kemitraan konservasi dan pemberdayaan masyarakat kerjasama Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel dengan program Kemen LHK melalui Balai TN-RAW telah membantu masyarakat baik dalam bentuk pelatihan maupun dukungan dana pembinaan.

Arsalim juga mengatakan bahwa kerjasama tersebut memiliki peluang pemanfaatan.

“Diantaranya pengembangan atau pengusahaan wisata alam, penangkaran satwa, industri farmasi dan kosmetik, budidaya tumbuhan, pemanfaatan potensi hidrologis, pendidikan, Litbang dan penerapan lptek,” tandasnya.(#)

Kontributor: Arna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here