Kesal Jalan Mataiwoi Rusak Parah, Masyarakat Tanam Pohon Sagu di Tengah Jalan

0
863
Kesal Jalan Mataiwoi Rusak Parah, Masyarakat Tanam Pohon Sagu di Tengah Jalan
Tampak masyarakat Desa Mataiwoi, Kecamatan Angata, Kabupaten Konsel menanam Pohon Sagu di tengah jalan. (Ricky/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Kesal akses jalan desa yang menghubungkan beberapa desa lainnya rusak akibat lumpur dan belum ada pengaspalan, masyarakat Desa Mataiwoi, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), menanam Pohon Sagu di tengah jalan sebagai bukti kekesalan mereka lantaran sampai saat ini tidak ada upaya perbaikan dari pemerintah daerah.

Bahkan masyarakat yang akan menuju ke persawahan mencari pundi-pundi rezeki untuk menghidupi keluarganya merasa kesusahan karena kondisi jalanan rusak dan berpotensi sebabkan kecelakaan bagi pengendara roda dua.

Menyikapi hal itu, Mahasiswa dan Sekertaris Umum Lingkar Pemuda Peduli Sosial dan Budaya Konsel, Sarman, menagih janji bupati terkait akan dilakukannya pengaspalan di jalan tersebut pada tahun 2020 ini.

Pasalnya, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan karena melihat warga desa yang akan mencari nafkah terhalang akibat kondisi jalan yang tak bisa dilalui.

“Kerusakan jalan sangat menyulitkan aktivitas transportasi, bahkan bisa mengancam lumpuhnya perekonomian. Disamping itu, sudah memakan beberapa korban, salah satunya mobil yang mengangkut muatan berat yang jatuh diakibatkan jalan rusak parah,” ujarnya, Senin (13/07/2020).

“Saya menilai pemerintah tidak menghiraukan jalan rusak tersebut, sebab tidak ada tindakan perbaikan. Sementara jalan ini semakin parah disebabkan kendaraan besar yang setiap hari melintas, ditambah lagi dengan musim hujan, setiap turun hujan, air tergenang dan dapat mengakibatkan jalan licin dan berlumpur,” tambahnya.

Untuk itu, dia berharap pada pemerintah dalam hal ini Bupati Konsel melalui dinas terkait segera menindaklanjuti keluhan masyarakat karena jalan tersebut masuk dalam tanggung jawab Pemda Konsel.

Terpisah, Irsan salah satu warga Desa Mataiwoi mengaku sangat kesusahan setiap kali melintasi jalan tersebut lantaran kondisinya rusak parah.

“Sangat disayangkan, jika pemerintah (Bupati Konawe Selatan) tidak bisa melakukan pengaspalan minimal tidak, ada upaya pengerasan agar masyarakat seperti para pedagang yang hendak menuju ke pasar, petani dan yang akan ke rawa untuk mencari ikan serta pengguna jalan lainnya bisa menggunakan jalan tersebut melintas untuk mencari nafkah,” ucapnya.

“Kondisi jalan kami dari ujung ke ujung rusak parah, struktur jalan yang lembek, hujan yang tak ada hentinya ditambah lagi mobil yang muatan berat, sangatlah merugikan bagi kami yang hendak ke kebun, rawa maupun ke sanak keluarga. Kami lebih memilih untuk jalan kaki dari pada mau pake motor karena jangan sampai berujung pada malapetaka,” keluhnya memungkasi.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here