Kembangkan SDM di Pesisir Konsel, SIC Hadirkan Sejumlah Program Unggulan

0
161
Kembangkan SDM di Pesisir Konsel, SIC Hadirkan Sejumlah Program Unggulan
Island Care (SIC) membuka kelas pengajaran dan kelas motivasi kepada anak-anak, serta membuka kelas buta aksara khusus kepada para kaum ibu. (Foto: Julianto Jaya Perdana/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA – Salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) Sultra Island Care (SIC) kini menghadirkan sejumlah program unggulan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah pesisir Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

SIC yang diketuai oleh Sarmawan Muin merupakan ormas yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan potensi masyarakat wilayah pesisir. Kehadiran organisasi ini juga diharapkan sebagai penunjang stabilitas ekonomi anak bangsa yang maju dan kreatif.

Pergerakan organisasi SIC saat ini masih difokuskan pada wilayah binaan, yaitu Dusun Baho dan Dusun 4 Wawatu yang terletak di Desa Labuan, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konsel.

SIC menjalankan kegiatannya secara rutin di wilayah binaan setiap Sabtu dan Minggu. Kegiatan itu dilakukan dengan membuka kelas pengajaran dan kelas motivasi kepada anak-anak, serta membuka kelas buta aksara khusus kepada para kaum ibu.

“Kami kan mempunyai desa binaan, jadi kegiatan rutin kami saat ini terfokus di Dusun Baho dan Dusun 4 Wawatu, Desa Labuan, Kecamatan Moramo Utara. Disana kami melakukan kelas pengajaran dan kelas motivasi untuk anak-anak, serta kelas buta aksara untuk para ibu,” ucap Sarmawan Muin kepada Fokusberita.net, Kamis (19/03/2020).

Dijelaskannya, tujuan dari SIC itu sendiri yaitu untuk meningkatkan literasi baca tulis di lingkungan masyarakat, dengan melihat pentingnya potensi untuk membuka wawasan masyarakat secara universal.

Selain itu, SIC juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, serta dapat mengembangkan pola pikir masyarakat pesisir akan pentingnya kesehatan dan pendidikan guna menunjang SDM yang bermutu tinggi.

“Sumber dana yang mereka dapatkan yaitu berupa dari swadaya dari setiap voulenter, berjualan permen, thai tea, serta mengumpulkan kertas bekas. Adapun peran pemerintah dalam hal ini hanya mendukung kegiatan SIC,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Muin ini juga sangat berharap, program kemanusiaan untuk membangun SDM berkualitas yang sedang dijalankan oleh organisasi SIC saat ini, dapat didukung penuh oleh pemerintah setempat maupun seluruh masyarakat yang ada di Desa Labuan.

“Harapan dari Kami, agar seluruh program yang kami ingin jalankan itu dapat terwujud dengan dukungan dari pemerintah setempat serta masyarakat yg ada di daerah binaan, sebab tanpa dukungan tersebut program kami hanyalah sebuah wacana semata,” pungkasnya.(*)

Reporter : Julianto Jaya Perdana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here