Kasus Penganiayaan La Ode Darmansyah Terus Bergulir, Kapolres Muna: Penyidik Bukan Pendamai

0
1830
Laode Darmansya Ditetapkan Tersangka Setelah Satu Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik
Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho. (Foto: Ros/FB.Net)

MUNA, SULTRA — Kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Muna tidak menyurutkan langkah penegak hukum dalam menindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Kadis Perindag Muna La Ode Darmansyah terhadap Muharam (43), warga Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna pada 24 Februari 2020.

Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa penyidik bukanlah pendamai. Sejauh ini, pihaknya telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna.

“Terkait kasus penganiayaan yang dilakukan Kadis Perindag Muna La Ode Darmansyah SPDP nya sudah dikirim di kejaksaan,” ungkapnya via sambungan seluler saat dihubungi pekan lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muna melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), Purkon Rohiyat dikonfirmasi terpisah mengatakan kasus ini sudah masuk dalam tahap p19 atau pengembalian berkas perkara dari jaksa ke penyidik Polres Muna untuk dilengkapi.

“Tanggal 5 Mei berkasnya sudah disampaikan lagi kepada kami,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Purkon, jaksa akan meneliti berkas perkara dan diberi waktu selama 14 hari untuk ditentukan apakah berkas sudah dinyatakan lengkap (p21) atau masih ada yang harus dilengkapi.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here