Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Konsel Meningkat Selama Pandemi

0
200
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Konsel Meningkat Selama Masa Pandemi
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konsel, Dra. Yuliana, MM. (Ricky/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Masa Pandemi Covid-19 kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada tahun 2020 mengalami peningkatan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konsel, Dra. Yuliana, MM, saat dikonfirmasi awak media, Senin (24/08/2020).

Yuliana mengungkapkan, dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama, kasus kekerasan perempuan dan anak di Konsel mengalami peningkatan. Berbagai faktor dianggap menjadi pemicu, salah satunya akibat Pandemi Covid-19.

“Dimasa Pandemi Covid-19 ini, kami terkendala untuk sosialisasi. Namun, kami sudah membentuk satgas disetiap Kecamatan di Konsel,” ungkap Yuliana, Senin (24/08/2020).

Untuk itu, dalam menekan tingginya kasus kekerasan perempuan dan anak. Dirinya berharap, satgas disetiap Kecamatan di Konsel terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi anak.

Dikesempatan yang sama, Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3A Kabupaten Konsel, Nurlelasary Harahap, S.Sos., M.Si merincikan peningkatan kasus kekerasan perempuan dan anak tersebut.

“Pada tahun 2019 kasus kekerasan perempuan dan anak di Konsel berjumlah delapan kasus,” kata Nurlelasary.

Sementara itu, lanjut Nurlela, pada tahun 2020 di masa Pandemi Covid-19 terjadi peningkatan, DP3A Kabupaten Konsel mencatat 15 kasus kekerasan perempuan dan anak.

“Rinciannya, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) enam kasus, sementara kasus pemerkosaan atau pelecehan seksual terhadap anak sembilan kasus,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya berharap dimasa Pandemi Covid-19 ini, orang tua atau keluarga agar ikut terlibat membantu dalam pengawasan. Karena peran-peran orang tua atau keluarga yang paling utama dalam pengawasan anak.

Dra. Yuliana, MM juga mengharapkan agar orang tua selalu mengawasi anak mereka lebih ketat lagi, apa lagi sekarang proses belajar mengajar menggunakan Handphone android.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here