Kasus Dugaan Penganiayaan Kadis Perindag Muna Naik ke Tahap Penyidikan

0
595
Kasus Dugaan Penganiayaan Kadis Perindag Muna Naik ke Tahap Penyidikan
Kasat Reskrim AKP Muh. Ogen Sairi, SH. MM. (Foto: Istimewa)

MUNA, SULTRA – Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kapela Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Muna, Laode Darmansya, terhadap Muharam (44) warga yang tinggal di Desa La Kapodo naik ke tahap penyidikan.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Muna melalui Kasat Reskrim AKP Muh. Ogen Sairi, SH. MM, Selasa (04/03/2020).

Pengganti IPTU Fitrayadi ini kepada sejumlah media di Kabupaten Muna mengatakan perkara ini dinaikan statusnya ketahap penyidikan setelah dilakukan gelar perkara, Senin 23 Maret 2020, dan pemeriksaan 4 orang saksi serta bukti-bukti.

“Artinya selangkah lagi bakal ada penetapan tersangka atas kasus yang dilaporkan pada Senin 24 Februari 2020 lalu,” ungkap Ogen, Selasa (24/03/2020).

Dikatakannya, bukti sudah ada untuk memperkuat penyidikan, kemungkinan pihaknya masih akan menambahkan saksi-saksi lain.

“Prosesnya seperti apa kami tinggal kirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan. SPDP nya akan dipercepat,” kata Ogen.

Mantan Kasat Narkoba ini menambahkan, terduga pelaku akan disangkakan Pasal 351 KUHP Ayat 1 dan 2 dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.

“Sebagaimana disebutkan dalam Ayat 1. Sedangkan Pasal 2 berbunyi jika perbuatan mengakibatkan luka luka berat, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun,” terangnya.

Sementara Kuasa Hukum Muharam, Syarifudin SH mengapresiasi langkah penyidik Polres Muna dengan cepat meningkatkan status perkara ke penyidikan dan meyakini ada bukti telah terjadi tindak pidana penganiayaan.

“Penyidikan merupakan serangkaian tindakan penyidik mengumpulkan barang bukti, membuat terang tindak pidana serta menemukan tersangka. Hal itu mengacu pasal 1 Angka 2 KUHAP,” terangnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here