Janji Bupati Soal Santunan 5 Juta Untuk Pedagang Pasar Laino Ditagih

0
623
Massa aksi yang terdiri dari emak emak menggelar dagangannya di depan kantor DPRD Muna. (Mirad/FB.Net)

MUNA, SULTRA — Ratusan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Muna (APM Muna) bersama sejumlah pedagang pasar Laino melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Muna, Kamis (02/07/2020).

Mereka mempertanyakan kepada Bupati Muna mengenai janji santunan sebesar Rp 5.000.000 per kios untuk para pedagang yang menjadi korban kebakaran di pasar Laino serta mempertanyakan kinerja DPRD Muna untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pedagang lods pasar.

Koordinator aksi, Yogi mengko SH mengungkapkan bahwa setelah selesai kebakaran Bupati Muna menjanjikan akan memberikan santunan tersebut, akan tetapi sampai saat ini belum juga terealisasi.

“Oleh karena itulah kami turun ke lapangan untuk mengingatkan janji tersebut,” teriak dia dalam orasinya, Kamis (02/07/2020).

Dalam unjuk rasa tersebut, para pedagang yang terdiri dari emak emak membawa barang dagangan mereka di depan Kantor DPRD Muna. Aksi itu dilakukan karena mereka merasa tidak ada lagi tempat untuk berjualan.

Selain itu, sebagai bentuk protes terhadap lambatnya gerakan DPRD Muna dalam menindaklanjuti keluhan para pedagang.

Setelah puas menyampaikan orasinya di Kantor DPRD, massa aksi juga menyambangi Polres Muna untuk melaporkan adanya dugaan jual beli lods pasar.

“Kami berjanji akan mengawal terus proses laporan ini sampai selesai. Mengenai dugaan jual beli lods pasar kami juga sudah membawa beberapa barang bukti aduan yang menjadi penguatan untuk laporan ini,” katanya.(*)

Kontributor: Mirad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here