Ini Pesan Sekda Konsel pada Peringatan Hari Santri Nasional 2020

0
161
Ini Pesan Sekda Konsel pada Peringatan Hari Santri Nasional 2020
Sekda Konsel, Ir. Drs. H. Sjarif Sajang M.Si menjadi Inspektur Upacara di peringatan Hari Santri Nasional 2020. (Foto: Ist)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2020, Kamis (22/10/2020).

Kegiatan dengan Tema ‘Santri Sehat Indonesia Kuat’ ini digelar di Halaman Upacara Kantor Bupati Konsel, yang diikuti jajaran Kemenag, satuan koordinator cabang (Satkorcab) Banser, pimpinan dan pengurus Pondok Pesantren serta para Santri se-Konsel.

Upacara ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih,  pembacaan Teks Pancasila, UUD 1945 dan pembacaan Ikrar Santri Indonesia.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel, Ir. Drs. H. Sjarif Sajang M.Si dengan Komandan Upacara Kepala Satuan Banser Konsel, Wawan Suhendra.

Pada kesempatan itu, Sekda Konsel, H. Sjarif Sajang yang membacakan sambutan Menteri Agama, Fachrul Razi menyampaikan rasa syukurnya karena kalangan santri memiliki hari istimewa, dimana tanggal 22 Oktober telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo melalui Kepres Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

“Patut bersyukur para santri telah ada hari santrinya, merujuk tercetusnya resolusi jihad pada 22 Oktober yang melahirkan peristiwa heroik para pahlawan pada 10 November 1945,” terangnya, Kamis (22/10/2020).

Selain penetapan Hari Santri, ungkap Sjarif, santri dan pesantren juga memiliki UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, yang memberikan afirmasi, rekognisi dan fasilitasi terhadap pesantren dalam melaksanakan fungsi pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Dikesempatan tersebut juga, tak lupa ia menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan pondok pesantren, rekan-rekan Banser dan jajaran Kemenag yang telah bekerja keras, cerdas dan ikhlas untuk turut berkontribusi membangun Konsel yang lebih baik.

Sekaligus berharap dengan momentum HSN dapat melahirkan Tahfidz yang berprestasi yang dapat mengangkat nama baik Konsel di level nasional dan internasional, sesuai Visi Misi Pemda Konsel, yakni peningkatan Iman dan Taqwa.

Terkait tema yang diusung, Sjarif mengatakan bahwa jawaban dari komitmen Pemerintah dalam mendorong kemandirian dan kekhasan pesantren.

“Yang jika santri dan keluarga besar pesantrean sehat, bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik maka Insha Allah negara juga akan sehat dan kuat,” pesannya.

Usai upacara santri Ponpes Minhajut Thullab memperagakan Silat Pagar Nusa, selanjutnya kesatuan Banser menunjukkan kebolehannya dengan memecahkan genteng gunakan kepala, panjat pedang tanpa alas kaki, tebas tubuh dengan pedang serta manusia di lindas motor dan tarik mobil pakai rambut.(#)

Kontributor: Arna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here