IMM Kendari Akan Kembali Turun Pertanyakan Proses Hukum Tewasnya Randi dan Yusuf

0
294

KENDARI, SULTRA — Sejumlah elemen organisasi Mahasiswa maupun Pemuda di Kota Kendari dipastikan bakal turun menggelar aksi memperingati setahun kasus penembakan dua mahasiswa UHO saat menggelar demonstrasi di Gedung DPRD Sultra pada 26 September 2019 silam.

Jika sebelumnya sejumlah organisasi Mahasiswa maupun Pemuda juga telah menyatakan akan turun mempertanyakan proses hukum tewasnya kedua mahasiswa tersebut, hal ini juga bakal dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Kendari.

Ketua terpilih IMM Cabang Kota Kendari, Asdul mengatakan, tewasnya dua mahasiswa UHO pada 26 September 2019 lalu, kurang 3 hari lagi akan genap setahun. Namun, sampai saat ini juga kepastiaan hukum kasus tersebut masih tanda tanya.

“Kurang 3 hari kematian Randi dan Yusuf Kardawi genap satu tahun, tapi kepastian hukum belum jalas,” ujarnya, Rabu (23/09/2020).

Asdul menilai, belum tuntasnya kasus ini dikarenakan kinerja pihak Kepolisian terlalu santai. Dimana dalam kurun waktu setahun lebih, kasus ini bergulir baru satu yang jadi tersangka yaitu Brigadir AM.

Sementara, ada dua korban yang meregang nyawa pada tragedi yang dikenang dengan September Berdarah (Sedarah) tersebut.

“Selama lebih satu tahun kasus ini bergulir baru satu tersangka yang ditetapkan, sementara ada dua nyawa yang melayang dikejadian itu,” katanya.

Dia menduga, masih ada pelaku lain yang ikut terlibat atas tewasnya kedua mahasiswa tersebut, serta potensi penembakan itu terjadi juga disinyalir atas instruksi pimpinan.

“Kami hanya minta keadilan yang seadil adilnya, jika itu tak kami dapatkan maka izinkan kami membuat keadilan sendiri bagi pelaku dan aktornya,” tegasnya.

Dia juga menegaskan, pada 26 September 2020 nanti, pihaknya akan menggelar aksi. Sebab pada hari itu merupakan momen untuk menggugah kesadaran bahwa ada kasus kematian putra bangsa yang hingga kini belum dituntaskan oleh Kepolisian.

“Saya baru terpilih sebagai Ketua Cabang, ini jadi momen awal untuk pertanggung jawaban nyata terhadap roh organisasi karena salah satu yang tewas tertembak adalah kader terbaik IMM,” tegasnya menandasi.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here