Hipma Abuki Kritik Jalan Rusak Dengan Cara Unik

0
455
Hipma Abuki Kritik Jalan Rusak Dengan Cara Unik
Kelompok Pemuda yang tergabung dalam Hipma Abuki menyampaikan protes jalan rusak dengan cara memancing, menanam padi hingga membaca buku pada jalan yang berlubang dan dipenuhi dengan genangan air. (Foto: Ist)

KONAWE, SULTRA – Menyampaikan protes kepada pemerintah ternyata tak hanya dilakukan dengan kritikan atau unjuk rasa. Seperti yang dilakukan oleh kelompok pemuda yang tergabung dalam Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Abuki (Hipma Abuki) memprotes jalan rusak dengan cara unik, Rabu (09/09/2020).

Protes jalan rusak ini dilakukan dengan seni fotografi para anak muda di daerah tersebut. Mereka membentuk kelompok untuk pemotretan dengan cara unik dan pose lucu agar direspon pemerintah.

Beberapa orang dari Hipma Abuki itu terlihat sedang berakting dengan berbagai adegan dimulai dari memancing, menanam padi hingga membaca buku.

Adegan itu dilakukan pada jalan yang berlubang dan dipenuhi dengan genangan air seperti kolam atau kubangan.

Sementara itu sang Fotografer Muhammad Ocha, menyatakan, aksi ini dilakukan bukan tanpa alasan, tetapi aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mereka kepada Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Jikalau pemerintah menganggap aksi kami ini adalah lelucon berarti pemerintah tidak pekah atau telah mati nurani dan kepeduliannya,” ujarnya, Rabu (09/09/2020).

Dari pantauan fokusberita.net, kondisi jalan poros Abuki-Unaaha sangatlah memperihatinkan, dimana banyak jalan yang berlubang digenangi air.

“Tak menutup kemungkinan kondisi jalan ini rawan terjadi kecelakaan karena tidak adanya rambu-rambu lalu lintas,” keluh Ocha.

Sekjen Hipma Abuki, Angdini Aci Sucikno, yang juga ditemui di lokasi mengatakan, persolan jalan poros Abuki-Unaaha ini bukanlah hal yang baru, namun hingga saat ini, respon ataupun tanggapan Gubernur Sultra belum ada sama sekali.

“Apalagi jikalau kita melihat 4 Kecamatan yang terkena dampak, jalan poros Abuki-Unaaha ini adalah pemasok beras unggulan terbaik di Sulawesi Tenggara, namun Gunernur saat ini belum ada upaya untuk memperbaiki jalan kami,” keluhnya menandasi.(#)

Reporter: Den

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here