Gelar Unjuk Rasa, KMPM Kontukowuna Tuntut Janji Bupati Soal Rehab Jalan dan Minta Pj Kades Bahutara Dicopot

0
588
Gelar Unjuk Rasa, KMPM Kontukowuna Tuntut Janji Bupati Soal Rehab Jalan dan Minta Pj Kades Bahutara Dicopot
Koalisi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (KMPM) Kecamatan Kontukowuna menggelar aksi di halaman Kantor Camat Kontukowuna. (Ros/FB.Net)

MUNA, SULTRA — Menindak lanjuti surat Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muna atas nama Bupati Muna Nomor 138/9277 perihal melakukan monitoring kegiatan penyelenggaraan pemerintahan kecamatan di wilayah Kecamatan Kontukowuna. Koalisi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (KMPM) Kecamatan Kontukowuna menggelar aksi turun jalan dengan membawa sejumlah tuntutan yang sampai hari ini belum dipenuhi oleh Pemerintah Desa Bahutara dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna.

Aksi yang digelar di halaman Kantor Camat Kontukowuna pada Kamis 18 Juni 2020 kemarin, dialamatkan pada Kepala Dinas (Kadis) Inspektorat dan Kadis Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) yang hadir dalam kunjungan evaluasi penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan Kontukowuna.

Laode Nursyawal Edhar sebagai Jenderal Lapangan pada aksi ini menjelaskan lima point tuntutan yang dibawa dalam unjuk rasa damai tersebut.

“Kami hadir dengan lima point tuntunan utama. Yang pertama, transparansi Dana Desa, kedua meminta evaluasi seluruh Pj se-Kecamatan Kontukowuna, ketiga meminta Pegawai Sara yang dicopot dikembalikan di posisi awal, keempat menuntut janji Bupati Muna terkait rehabilitasi jalan di wilayah Kecamatan Kontukowuna, kelima meminta bupati mencopot Pj Kades Bahutara,” teriaknya dalam orasi tersebut, Kamis (18/06/2020).

Sementara itu, salah satu masa aksi yang juga sebagai Koordinator Humas KMPM Feri Indrawan menyayangkan tindakan Asisten Pemerintahan Setda Muna Ruslan Ibu yang tidak mau menemui masa aksi dan tidak mau melakukan mediasi.

“Kami menyayangkan tindakan pengecut Bapak Ruslan Ibu yang lari meninggalkan masa aksi, dia mengatakan lebih memilih mendengarkan perintah bupati dari pada mendengarkan aspirasi masyarakat. Saya juga menyayangkan tidak adanya solusi yang diberikan Pemda soal tuntutan-tuntutan yang pada hari ini kami bawa,” ungkap Feri.

Salah satu Korlap aksi, Sapri Prasetio Agusalim mengatakan bahwa berangkat dari permasalahan yang ada di Kabupaten Muna terkhusus desa-desa di wilayah Kecamatan Kontukowuna tidak bisa dipungkiri banyak polemik yang terjadi di masyarakat.

“Dimulai dari ketidak transparanan Pemerintah Desa dalam hal pengelolaan anggaran Dana Desa serta kebijakan-kebijakan pemerintah desa yang tidak sesuai dengan regulasi yang ada,” katanya.

Usai aksi tersebut, KMPM Kecamatan Kontukowuna akan melakukan aksi kembali di Kantor DPRD Kabupaten Muna untuk meminta hearing bersama Inspektorat, Kejaksaan dan Pj Kades se-Kecamatan Kontukowuna.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here