Garpem Sultra Bantu Korban Banjir Bandang Konawe

0
284
Garpem Sultra Bantu Korban Banjir Bandang Konawe
Pengurus Garpem Sultra. (Foto: Ist)

KONAWE, SULTRA — Garda Pemuda Sulawesi Tenggara (Garpem Sultra) membagikan bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) di dua lokasi yang terendam banjir sangat parah di Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dua lokasi yang mendapat bantuan sembako tersebut yakni Dapur Umum Desa Laloika yang diterima langsung oleh sekretaris desa (sekdes) dan posko induk Kecamatan Pondidaha yang diterima langsung oleh Camat Pondidaha.

Habrianto selaku Sekretaris Umum Garpem Sultra berharap semoga kegiatan ini bisa bermanfaaat dan membantu masyarakat sekitar khususnya yang terkena dampak banjir.

“Banjir yang menimpah masyarakat Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe adalah duka kita bersama,” ungkapnya, Minggu (26/07/2020) kemarin.

Untuk diketahui, banjir bandang yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Konawe, terkhusus di Desa Laloika, Kecamatan Pondidaha, menyebabkan ratusan warga mengungsi termasuk Kepala Desa Laloika.

Menurut Camat Pondidaha, Dewi Saranani S.Pd, hingga kini terdapat 75 Kepala Keluarga (KK) sementara diungsikan di dapur umum yang berada di Desa Laloika, Kecamatan Pondidaha.

“Ada delapan desa yang diterjang banjir bandang, yakni Desa Wonua Monapa, Laloika, Belatu, Ambulanu, Belatu, Ahuawatu, Mumundowu dan Lalonggatomi,” sebutnya.

Banjir juga menerjang permukiman warga, sekolah, mesjid dan kantor desa di Kecamatan Pondidaha.

Tercatat sampai dengan saat ini, kurang lebih 785 KK dan 2.891 warga korban banjir masih dalam pengungsian, sementara ratusan rumah masih terendam banjir.

Menurut Dewi Saranani, bencana banjir telah mengganggu perekonimian masyarakat dan warga sekitar. Pasalnya, kurang lebih 100 Hektar sawah dan lahan petanian masyarakat terdampak banjir akibat meluapnya Kali Konaweeha.

Camat menjelaskan bahwa dalam 3 tahun terakhir ini Kecamatan Pondidaha menjadi langganan banjir yang sangat parah.

“Hujan deras turun dan mengguyur wilayah Kecamatan Pondidaha baru baru ini kurang lebih dua minggu lamanya,” jelasnya.

Ia pun mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Garda Pemuda Sultra dalam menyalurkan bantuan berupa sembilan bahan pokok untuk dibagikan pada masyarakat yang terdampak banjir.

Menurut Dewi Saranani, di era seperti ini masih banyak pemuda yang memikirkan dan peka terhadap kegiatan kemanusiaan, sekaligus rela mengorbankan waktunya untuk membantu saudara-saudara yang mengalami musibah.

“Sebagai pemerintah setempat dan mewakili masyarakat Kecamatan Pondidaha saya sangat berterimah kasih atas bantuan yang diberikan,” ucapnya.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here