Gara-gara Minum Kameko, Dua Pemuda di Mubar Berkelahi

0
3344
Gara-gara Minum Kameko, Dua Pemuda di Mubar Berkelahi
Salah satu korban, La Ode Sarjono asal Desa Sawerigadi, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat mengalami luka di bagian pelipis kiri. (Foto: Istimewa)

MUNA, SULTRA – Gara-gara mengkonsumsi minuman keras jenis kameko, dua orang pemuda, La Die (44) dan La Ode Sarjono (28) terlibat perkelahian hingga saling melakukan penganiayaan di Desa Sawerigadi, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Minggu malam (22/03/2020).

Perkelahian terjadi sekitar pukul 19.30 Wita. La Die asal Desa Lagadi, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat mengalami luka sobekan akibat ayunan parang di bagian lengan kiri serta tangan kanan.

Sedangkan La Ode Sarjono asal Desa Sawerigadi, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat mengalami luka di bagian pelipis kirinya.

Kapolres Muna melalui Kasat Reskrim AKP Muh. Ogen Sairi, SH.MM menjelaskan kronologi kejadian bermula saat La Ode Sarjono dan kawan-kawannya membersihkan kebun La Die pada Minggu pagi. Setelah selesai membersihkan kebun, mereka mengkonsumsi miras jenis kameko.

Kemudian, sekitar pukul 19.30 Wita, La Ode Sarjono dan La Die saling cekcok. Perkelahian pun tak bisa terhindarkan.

“La Die melakukan pemukulan terhadap La Ode Sarjono, sedangkan La Ode Sarjono mengayunkan parang ke arah La Die sebanyak dua kali dan mengenai lengan kiri serta tangan kanan La Die,” jelas Kasat Reskrim Muh. Ogen Sairi, Senin (23/03/2020).

Akibat kejadian tersebut, La Die mengalami luka sobekan akibat ayunan parang di bagian lengan kiri serta tangan kanan, sedangkan La Ode Sarjono mengalami luka di bagian pelipis kirinya.

Petugas dari Polsek Lawa yang mendapat informasi tersebut langsung mendatangi dan mengamankan tempat kejadian. Selanjutnya membawa kedua korban di RSUD Kabupaten Muna untuk mendapatkan pertolongan pertama.

“Atas kejadian tersebut dokter memberikan rekomendasi rujukan kepada saudara La Die ke Rumah Sakit di Kendari,” ujar Kasat Reskrim.

Sampai berita ini ditayangkan, polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.

“Kedua belah pihak (korban La Die dan La Ode Sarjono) diketahui masih memiliki hubungan kekeluargaan yang dekat,” tutupnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here