Gandeng Muspika, Kapolsek Gu Sosialisasikan Maklumat Kapolri Tentang Pencegahan Covid-19

0
399
Gandeng Muspika, Kapolsek Gu Sosialisasikan Maklumat Kapolri Tentang Pencegahan Covid-19
Proses sterilisasi dari paparan virus Corona melalui penyemprotan ke tubuh anggota Polsek Gu dan Koramil 1413-10/Gu, di depan Mapolsek Gu. (Foto: Anto Buteng/FB.Net)

BUTON TENGAH, SULTRA – Bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) lainnya, Kapolsek Gu Iptu Yutaman Pontengi mensosialisasikan maklumat Kapolri tentang beberapa upaya pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah pusat Kecamatan Gu (Kelurahan Bombonawulu, Watulea, serta Desa Walando, Sabtu (28/03/2020).

Selain Kapolsek Gu, kegiatan tersebut diikuti pula oleh beberapa pimpinan instansi sektoral yakni Danramil 1413-10/Gu Kapten Inf. La Ode Rain, Camat Gu Amir, S.Pd, Kepala Puskesmas Gu La Ode Saidin, serta beberapa personil TNI/Polri dan tim medis yang melakukan tugas penyemprotan disinfektan.

Maklumat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si yang dibacakan oleh Kapolsek Gu Iptu Yutaman Pontengi saat berkeliling di wilayah pusat kecamatan terdiri dari 11 item yaitu :
1. Agar seluruh masyarakat menjaga kebersihan diri, dengan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun.
2. Apabila berinteraksi dengan orang lain dianjurkan dengan menggunakan masker dan tidak berjabat tangan dengan orang lain.
3. Menghindari tempat-tempat keramaian atau tempat-tempat yang sering dikunjungi orang.
4. Tidak melakukan aktivitas di luar rumah kecuali untuk kebutuhan mendesak atau memgunjungi layanan kesehatan.
5. Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri seperti:
– Pertemuan sosial, budaya, keagamaan, aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, sarasehan, dan kegiatan lainnya yang sejenis.
– Kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga.
– Kegiatan olahraga, kesenian dan jasa hiburan.
– Unjuk rasa, pawai, serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.
6. Apabila ada sanak saudara, tetangga yang datang dari perantauan agar segera melaporkan diri ke Puskesmas terdekat.
7. Tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
8. Tidak melakukan pembelian dan atau menimbun kebutuhan bahan pokok atau kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan.
9. Tidak terpengaruh dan menyebarkan berita hoaks yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.
10. Apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi Kepolisian setempat.
11. Senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan banyak berdoa sehingga kita terhindar dari wabah virus Corona tersebut.

Kapolsek Gu, Iptu Yutaman Pontengi saat dikonfirmasi usai kegiatan memaparkan, giat yang dilakukannya merupakan bentuk sosialiasasi kepada masyarakat Kecamatan Gu tentang upaya pencegahan wabah virus Corona yang sedang melanda dunia, tak terkecuali Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tadi kami duluan lakukan penyemprotan seluruh ruangan di kantor dan tubuh personil Polsek Gu yang dibantu oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Gu, karena mereka yang lebih paham takaran disinfektannya,” paparnya.

Ia juga menuturkan, usai penyemprotan di Markas Polsek Gu maka kegiatan dilanjutkan dengan penyemprotan di Markas Koramil 1413-10/Gu, serta sosialisasi keliling di tempat-tempat keramaian di wilayah pusat Kecamatan.

“Penyemprotan disinfektan dan pengukuran suhu ini untuk memastikan kondisi kesehatan lingkungan maupun anggota. Sesuai hasil pemeriksaan tim kesehatan dari Puskesmas Gu, anggota kami baik dari personil Polsek Gu maupun Koramil 1413-10/Gu, suhu tubuh mereka semua dalam kondisi normal dan sehat,” kata Iptu Yutaman.

Ditempat terpisah, Danramil 1413-10/Gu Kapten Inf. La Ode Rain mengaku sangat mendukung dan bersyukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur dan mendukung penuh kegiatan ini, karena ini sangat penting untuk kesehatan kita semua dan seluruh masyarakat di Kecamatan Gu,” ujarnya.

Selain itu, Camat Gu Amir, S.Pd juga mengungkapkan bahwa, selama beredarnya informasi dari pihak pemerintah pusat terkait wabah Covid-19, ia selalu memberikan himbauan kepada masyarakatnya melalui para Kepala Desa dan Lurah.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Gu melalui Kepala Desa dan Lurah, setiap melakukan shalat fardhu lima waktu agar menyampaikan kepada masyarakatnya untuk terus mencegah penyebaran virus Corona, misalnya tidak boleh berkumpul lebih dari 10 orang, kemudian harus jaga jarak sekitar satu meter lebih bila bertemu dengan masyarakat lainnya, melalui itu juga masyarakat kami himbau agar mengindari keramaian atau kerumunan orang banyak,” ungkapnya.

Kepala Puskesmas Gu La Ode Saidin menuturkan pula, dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, terdapat lima warga yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun, berdasarkan data yang berhasil dihimpun sampai sejauh ini belum ada warga yang terpapar virus Corona alias Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Kegiatan ini kami adakan lintas sektor, karena ada Camat Gu, Kapolsek dan ada juga Danramil, karena kita disini jujur saja pendatang itu banyak, yang kita sudah data ada yang dari Malaysia, Jakarta, Kendari dan dari Makassar itu sudah terjaring, dan ODP kami disini sudah lima orang, kalau PDP itu untuk sementara ini belum ada, kita berdoa mudahan-mudahan jangan ada,” tuturnya.

Diakhir penuturannya, Kepala Puskesmas Gu ini juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Gu agar selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, selain untuk upaya pencegahan paparan virus Corona, tindakan tersebut dapat pula menjauhkan masyarakat dari penyakit berbahaya lainnya. (**)

Tonton Videonya Disini :

Laporan: Anto Buteng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here