Dituding Sunat Gaji Perangkat, Kades Lakawoghe: Itu Berita Sepihak dan Mencemarkan Nama Baik Saya

0
939
Dituding Menyunat Gaji Perangkat, Kades Lakawoghe: Itu Berita Sepihak dan Mencemarkan Nama Baik Saya
Kades Lakawoghe, Hijraman. (Foto: Istimewa)

MUNA BARAT, SULTRA — Kepala Desa (Kades) Lakawoghe, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) membantah berita yang menyudutkan dirinya di salah satu media online pada Kamis 25 Juni 2020, tentang menyunat gaji perangkat desa yang telah diberhentikan.

Selain itu, ia juga membantah telah melakukan pemberhentian terhadap beberapa perangkat desa seperti Kasi Pemerintahan, Kaur Pembangunan dan Sekertaris Desa yang dilakukan pada tanggal 14 Februari 2020.

Menurut Kades Lakawoghe, Hijraman, berita dirinya mengganti perangkat desa sama sekali tidak benar karena sampai saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) Lakawoghe belum melakukan pergantian perangkat.

“Berita tentang Pemdes Lakawoghe menggati perangkat itu tidak benar, saat ini kami masih dalam proses penjaringan perangkat desa,” ungkapnya dikonfirmasi Jumat (26/06/2020).

Terkait Kasi Pemerintahan, sambung Hijraman bukan diberhentikan, tetapi yang bersangkutan mengundurkan diri pada 01 April 2020 dengan bukti Surat Pernyataan.

“Adapun gaji yang bersangkutan bulan 4 tahun 2020 di silfakan ke kas desa dan sampai saat ini belum ada penggantinya,” tegasnya.

Kemudian untuk Kaur Pembangunan, lanjut dia, sampai saat ini masih bekerja sebagaimana mestinya. Tidak ada pergantian ataupun diberhentikan karena menunggu hasil penjaringan yang dilakukan panitia.

“Sekali lagi tidak ada pemberhentian ataupun pemecatan, Kaur Pemerintahan masih aktif, dan bekerja seperti biasanya,” lanjutnya.

Sama halnya dengan Sekdes Lakawoghe, sampai dengan saat ini belum ada pergantian, hanya saja pada saat pemilihan Kades Lakawoghe yang bersangkutan ikut seleksi calon Kades dan mengajukan cuti sebagai sekretaris.

Namun usai pelantikan Kades terpilih, Sekdes yang notabenenya ikut seleksi calon Kades Lakawoghe pada saat itu tidak melapor untuk diaktifkan kembali sebagai Sekdes.

Bahkan, sampai saat ini yang bersangkutan tidak pernah melaksanakan tugasnya sebagai Sekdes Lakawoghe.

“Sekali lagi saya tegaskan sisa gaji sekretaris, pemerintah desa silfakan kembali ke kas desa,” tegas Hijraman.

Hijraman juga membantah tudingan dugaan menyunat gaji perangkat yang telah diberhentikan. Kata dia pemberitaan itu tidaklah benar.

“Ada yang telepon, SMS, WhatsApp tapi bukan minta klarifikasi namun minta izin mau naikkan berita, bukti SMS dan WhatsApp yang mereka kirim saya masih simpan,” katanya.

Hijraman menilai pemberitaan tersebut sepihak dan telah mencemarkan nama baiknya sebagai Kades Lakawoghe.

“Pemberitaan tentang penyunatan gaji perangkat yang diberhentikan adalah berita sepihak dan ini merupakan pencemaran nama baik saya sebagai kepala desa,” tandasnya.(*)

Kontributor: Nirwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here