Dituding Catut Nama Tokoh Masyarakat, Wahidin: Lelucon Apalagi, Itu Bukan SK Tim RAPI

0
563
Dituding Catut Nama Tokoh Masyarakat, Wahidin: Lelucon Apalagi, Itu Bukan SK Tim RAPI
Contoh Surat Keputusan (SK) Tim Pemenangan Paslon RAPI. (Foto: Ist)

MUNA, SULTRA — Soal adanya pemberitaan di salah satu media online tentang pencatutan nama sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna, membuat Jubir Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM. Rajiun Tumada-H. La Pili (RAPI), Wahidin Kusuma Putra, angkat suara.

Menurutnya, SK (Surat Keputusan) Tim Pemenangan Pasangan RAPI yang dipersoalkan oleh salah satu masyarakat Kecamatan Kabangka sangatlah tidak berdasar.

Pasalnya di Kecamatan Kabangka, terdapat dua orang yang memiliki nama La Ghuluhi. Dan keduanya sudah sama-sama Haji.

“Satu H. La Ghuluhi U Desa Lakandito dan satu lagi H. La Ghuluhi M Desa Lupia. Nama La Ghuluhi yang dimaksud mereka bukan bagian dari tim pemenangan pasangan RAPI wilayah Kecamatan Kabangka,” ungkapnya pada media ini, Jumat (02/10/2020).

Terkait foto SK yang juga dipublish oleh media tersebut bukanlah SK yang dibuat oleh Tim Paslon RAPI.

“Ini lelucon apalagi, dari bentuknya saja itu tidak bisa disebut SK,” ujarnya.

Lanjut Wahidin, bagi orang yang memiliki dasar keilmuan atau pengetahuan sejatinya dapat membedakan mana SK dan mana yang bukan SK.

Sebab jelasnya, SK memuat nomor, nama, memuat konsideran menimbang, mengingat, memperhatikan dan menetapakan serta dibubuhi tanda tangan pihak yang mengeluarkan SK tersebut.

“Dan sebagai lampiran Surat Keputusam ada personalia tim yang lagi-lagi dilegalkan dengan tandatangan pihak yang mengeluarkan SK,” jelasnya.

“Jadi, jika melihat foto yang memuat nama  Bapak La Ghuluhi dalam SK tersebut, kami dapat menyimpulkan bahwa SK tersebut palsu dan sengaja dibuat-buat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here