Ditreskrimsus Polda Kepri Tangkap Pelaku Penyebar Berita Hoax Virus Corona

0
136
Ditreskrimsus Polda Kepri Tangkap Pelaku Penyebar Berita Hoax Virus Corona
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, S.I.K., M.Si. (Foto: Istimewa)

BATAM, KEPRI – Subdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menangkap seorang Anak Buah Kapal (ABK) Calvin berinisial H.

Pelaku diduga telah menyebar berita bohong (hoax) tentang isu virus Corona di Provinsi Kepulauan Riau melalui akun media sosial Facebook.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S, S.I.K., M.Si mengatakan Tim Patroli Siber Polda Kepri berhasil menganalisa akun Facebook pelaku yang telah menyebarkan berita hoax tersebut.

“Di akunnya tersebut inisial H telah membagikan link konten youtube yang mengatakan bahwa Nakhoda CMA CGM Virginia terinfeksi virus Corona, berita bohong tersebut dibagikan di group Facebook Info Loker Pelaut, penyidik selanjutnya mengkonfirmasikan ke Kemenkominfo bahwa postingan tersebut tidak benar menindaklanjuti fakta tersebut diatas pada tanggal 16 Maret 2020 jam 20.00 WIB,” katanya, Selasa (17/03/2020).

Menjadi sebuah keprihatinan bersama di tengah situasi seperti saat ini, olehnya itu pihaknya mengharapkan masyarakat bersatu padu melawan virus Corona, minimal jangan menyebarkan isu yang tidak benar.

“Mari bersama-sama menciptakan suasana tenang di media sosial dan tidak menyebarkan Informasi atau berita-berita hoax. beritakanlah informasi yang telah terverifikasi dan berasal dari sumber yang jelas,” ucap mantan Kabid Humas Polda Sultra ini.

Sementara Dittipidsiber Ditreskrimsus Polda Kepri, Kompol I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H, menambahkan, Tim Subdit V Dittipidsiber Ditreskrimsus telah mengamankan pelaku, dan untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan di Polda Kepri.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu 1 Unit Handphone, Sim Card, KTP dan Akun Facebook pelaku inisial H. Dan atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 dan 2, Pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dengan hukuman penjara setinggi-tingginya 2 tahun, 3 tahun dan/atau 10 tahun.

TIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here