Ditengah Pandemi Covid-19, Bupati bersama Wabup dan Sekda Konsel Imbau Warga Perantauan Tidak Mudik Lebaran

0
97
Ditengah Pandemi Covid-19, Bupati bersama Wabup dan Sekda Konsek Imbau Warga Perantauan Tidak Mudik Lebaran
Bupati Konsel, Wakil Bupati dan Sekda Konsel saat mengimbau masyarakat yang sedang merantau untuk tidak pulang kampung di Bulan Suci Ramadhan. (Foto: Istimewa)

KONAWE SELATAN, SULTRA – Masyarakat Indonesia, tak terkecuali warga Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki tradisi saat memasuki Bulan Ramadhan atau saat Idul Fitri (lebaran), yakni mudik. Mobilitas pergerakan orang tersebut tentunya sesuatu yang umum terjadi, namun ditengah mewabahnya virus belakangan ini, tentu sangat beresiko memperluas penyebaran Covid-19.

Karena itu, mencegah meluasnya wabah dan demi keselamatan bersama, dalam videonya yang beredar Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga, Wakil Bupati H. Arsalim Arifin dan Sekretaris Daerah (Sekda) H. Sjarif Sajang mengimbau masyarakat yang sedang merantau atau yang tinggal di daerah lain agar mengurungkan niatnya untuk pulang kampung di Bulan Suci Ramadhan 1441 H/2020 M ini.

“Mohon warga yang punya keluarga di luar melarang pulang dulu atau masyarakat Konsel yang bekerja ditempat lain untuk tidak mudik di bulan Ramadhan ini, sayangi diri dan keluarga di kampung, mari bersama perangi penyebaran virus Covid-19,” demikian bunyi petikan imbauan yang disampaikan Bupati, Wabup dan Sekda Konsel melalui video.

Imbauan untuk menunda mudik bagi warganya yang berada diperantauan saat bulan suci Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri sangat berdasar, karena ditakutkan pemudik membawa virus yang dapat membahayakan keselamatan family yang didatanginya.

Bupati, Wabup dan Sekda tidak ingin akibat ramai-ramai balik ke kampung halaman, malah menimbulkan masalah baru yang sebelumnya telah dicegah dengan berbagai langkah dan upaya.

“Bukannya kita larang ketemu sanak family, tetapi ini kan demi kebaikan bersama, jadi kalo rindu keluarga cukup manfaatkan teknologi dengan teleponan atau video call saja, dikhawatirkan kalau tetap nekat nantinya menularkan virus, apalagi orang tanpa gejalapun bisa membawa covid-19 tersebut yang tidak bisa kita deteksi kecuali melalui serangkain test,” ujar Bupati disela-sela kesibukannya, Rabu (22/04/2020).

Dikatakannya, imbauan untuk tidak mudik merupakan salah satu cara jitu memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang telah menelan ribuan korban jiwa diseluruh dunia.

Namun jika ada warga yang barusan tiba atau terlanjur mudik, agar pihak keluarga melaporkan ke pihak terkait untuk dipantau dan mengarahkan bersangkutan mengisolasi dirinya selama 14 hari.

Dijelaskannya juga, Pemkab Konsel telah mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus, seperti menerapkan protokol kesehatan, melakukan penyemprotan disinfektan, dan memperketat pemeriksaan di setiap pintu masuk baik melalui jalur laut maupun jalur darat perbatasan, termasuk di Bandara Udara dan Terminal.

Selain itu, dirinya mengungkapkan, saat ini Pemda telah memberikan bantuan sembako dan lainnya hasil dari uluran tangan berbagai pihak. Juga sedang menyiapkan anggaran melalui APBD dengan terlebih dahulu mendata warga yang terdampak ataupun warga yang belum menerima bantuan dalam bentuk program apapun, untuk diberikan bantuan baik berupa Bansos Tunai maupun Bantuan Langsung Tunai.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here