Diduga Selewengkan Dana Desa, Mantan Kades Mata Wawatu Ditahan

0
1035
Diduga Selewengkan Dana Desa, Mantan Kades Mata Wawatu Ditahan
JHL (48) mantan Kepala Desa (Kades) Mata Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konsel saat diperiksan di Mapolres Konsel. (Ricky/FB.Net)

KONAWE SELATAN, SULTRA — Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan (Konsel) berhasil mengungkap dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang dilakukan oleh JHL (48) mantan Kepala Desa (Kades) Mata Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konsel, Provinsi Sualwesi Tenggara (Sultra).

Kapolres Konsel AKBP Erwin Pratomo, S.I.K mengatakan, penahanan terhadap mantan Kades Mata Wawatu tersebut berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kapolres Konsel Nomor 35 tertanggal 7 September 2020, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/33/IV/2020/Sultra/Res Konsel/SPKT terhadap tersangka Tipikor.

Tersangka diproses perkara tindak pidana korupsi karena diduga telah melakukan penyelewengan dana dan atau penyalahgunaan wewenang pada pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Mata Wawatu Tahun Anggaran 2018.

“Perbuatan tersebut dilakukan saat yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Desa Mata Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konsel pada tahun 2018,” terang Kapolres saat press conference didamping Kasat Reskrim AKP Fitrayadi, S.Sos., S.H, Senin (07/09/2020).

Adapun kronologinya lanjut Kapolres, tersangka menganggarkan pekerjaan Normalisasi Kali sepanjang 750 Meter dengan anggaran sebesar Rp 110.772.100, namun sampai 100 persen anggaran dicairkan, pekerjaan tidak dilaksanakan.

“Serta pembayaran pajak sebesar Rp 7.197.471, juga tidak disetorkan ke Kas Negara,” jelasnya.

Sehingga, akibat perbuatan tersangka tersebut, negara telah dirugikan dirugikan sebesar Rp. 117.969.571, berdasarkan hasil Audit dari Auditor Inspektorat Kabupaten Konsel.

“Atas perbuatannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diancam 4 hingga 20 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 1 Miliar,” tambah Kapolres.

Selanjutnya, berdasarkan alasan subyektif sebagaimana Pasal 21 Ayat (1) Kuhap tersangka ditahan di Rutan Polres Konsel untuk 20 hari kedepan.(*)

Kontributor: Ricky.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here