Danrem 143/Halu Oleo Tutup Geladi Posko I, Latih Prajurit Lebih Semangat dan Menghargai Waktu

0
211
Danrem 143/Halu Oleo Tutup Geladi Posko I, Latih Prajurit Lebih Semangat dan Mengharhai Waktu
Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, SE, M.B.A menutup Geladi Posko I, di Aula Makodim 1417/Kendari. (Foto: Istimewa)

KENDARI, SULTRA — Pelaksanaan Geladi Posko yang berlangsung selama tiga hari (17-19 Juni 2020) secara resmi di tutup oleh Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, SE, M.B.A, di Aula Makodim 1417/Kendari Jalan Samratulangi Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (19/06/2020).

Latihan Geladi Posko I ini diselenggarakan untuk melatih prajurit lebih semangat dan menghargai waktu dalam setiap pelaksanaan tugas pokoknya.

Hal tersebut disampaikan Kapenrem 143/Halu Oleo, Mayor Arm Sumarsono dalam rilis tertulisnya, Jumat (19/06/2020).

Gladi posko yang dilaksanakan Kodim 1417/Kendari merupakan latihan untuk melatih Komandan dan Stafnya dalam melaksanakan koordinasi yang mantap dengan prosedur yang benar kepada Pemda apabila terjadi konflik sosial di wilayah.

Diungkapkan Kapenrem Gladi Posko Makodim 1417/Kendari yang dilaksanakan selama 3 hari ini mendapat perhatian dari Staf ahli Pangdam XIV/Hasanuddin Bidang Ekonomi Kolonel Inf. Ardi Kartono.

Setiap evaluasi dan koreksi oleh tim kepada prajurit sebagai masukan perbaikan kedepannya.

“Selama latihan gladi posko dari awal sampai dengan akhir sudah terlihat semangat serta setiap tahapan sudah sesuai dengan prosedur latihan,” katanya.

Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, SE, M.B.A, menyampaikan dalam sambutannya, dari latihan ini bisa mengukur dan dapat mengembangkan dan meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf di dalam menyelesaikan permasalahan yang ditemui baik dalam keseharian maupun pada saat berlangsung pengendalian operasi diantaranya saat membantu mengatasi terjadinya Konflik sosial secara efektif, efisien dan optimal.

“Mengingat Kota Kendari yang merupakan daerah terjadinya konflik sosial, perlu dilaksanakan pelatihan geladi posko rawan konflik sosial yang nantinya dapat diaplikasikan di lapangan, hal itu dapat dirasakan para staf Kodim 1417/kendari dalam tiga hari ini, semua unsur yang terlibat dalam geladi, baik penyelenggara, pelaku, wasit maupun pendukung telah melaksanakan gladi posko dengan penuh kesungguhan,” katanya.

“Satuan akan selalu dapat melaksanakan setiap tugas yang diberikan komando atas secara baik dan berhasil apabila unsur pimpinan dan staf dapat menjabarkan setiap tugas menjadi prosedur tetap maupun prosedur kerja yang dimengerti dan dapat dilaksanakan oleh setiap Prajurit,” lanjutnya.

Protap maupun prosedur kerja operasional tersebut kata Danrem, akan dapat terwujud dan terlaksana melalui Iatihan-latihan yang intensif dan terencana secara cermat. Pelaksanaan Latihan Posko I, harus benar-benar dipedomani dan dijadikan acuan, kemudian ditindaklanjuti agar dapat menciptakan kesiapan satuan yang lebih baik dalam mendukung pelaksanaan tugas satuan.

Sementara itu, Dandim 1417/Kendari Kolonel Inf Drs. Alamsyah, M.Si. mengucapkan terima kasih kepada pelaku dan penyelenggara atas upaya dan kerja kerasnya dalam melaksanakan Latihan Posko I ini.

“Saya berharap dengan Iatihan ini dapat menambah keterampilan dan kemampuan para Prajurit Kodim 1417/Kendari dalam melaksanakan tugas-tugas satuan ke depan. Laksanakan evaluasi guna perbaikan manajemen sehingga dapat dioperasionalkan lebih optimal,”hatapnya.

“Secara keseluruhan pelaksanaan dapat di katakan telah memberikan manfaat bagi komando dan semua unsur yang terkait, oleh karena itu semua personil komandan geladi diharapkan pengalaman itu dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan tentang pembinaan latihan dalam satuan,” pungkas Dandim.

[TIM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here