AP2 Sultra Akan Sewa Fasilitas Demo untuk Dipimpin Ketua DPRD Provinsi Sultra

0
1748
AP2 Sultra Akan Sewa Fasilitas Demo untuk Dipimpin Ketua DPRD Provinsi Sultra
Lembaga AP2 Sultra. (Foto: Istimewa)

KENDARI, SULTRA — Sebanyak 146 Orang Renaga Kerja Asing (TKA) asal China dijadwalkan akan tiba di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 23 Juni 2020. Mereka merupakan gelombang pertama dari total 500 TKA yang akan bekerja di perusahaan tambang PT VDNI dan PT OSS di Morosi, Konawe.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum lembaga Aliansi Pemuda dan Pelajar Sulawesi Tenggara (AP2 Sultra) Roman, S.Pd mengutuk keras sikap Gubernur Sultra.

Ia menilai kebijakan tersebut sama haln membohongi rakyat Sultra mengingat pada Kamis, 30 April 2020 lalu, Gubernur sempat konfrensi pers menolak kedatangan 500 TKA asal China.

“Masyarakat saat ini sedang berjuang memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Gubernur malah mengizinkan 500 TKA masuk di Bumi Anoa. Perlu saya tegaskan bahwa wabah Covid-19 ini kita ketahui dari negeri tirai bambu asal 500 TKA yang akan masuk di Bumi Anoa,” katanya, Kamis (18/06/2020).

Lanjuntnya, Kalau hal ini tetap dipaksakan maka tidak menutup kemungkinan 500 TKA ini akan menjadi sumber pintu masuk penularan Covid-19 di daerah yang kita cintai ini.

“Kami secara kelembagaan menolak keras kedatangan 500 TKA asal China,” tegas Roman.

Dewan Pembina/Pendiri Lembaga AP2 Sultra, La Ode Hasanuddin Kansi menambahkan bahwa dirinya akan menyediakan atau menyewa fasilitas demonstrasi dan menantang Ketua DPRD Provinsi Sultra untuk memimpin demo yang sudah diagendakan dalam menolak kedatangan 500 TKA asal China gelombang pertama pada 23 Juni 2020 ini.

Sebab, Ketua DPRD Provinsi Sultra sudah berjanji pada rakyat Sultra akan mempin demo jika 500 TKA asal China dipaksakan masuk di Konawe.

“Saya juga merindukan suara lantang dari mantan aktivis yang hari ini sudah duduk di kursi empuk. Jika beliau tidak membuktikan pernyataanya pada media, 30 April 2020, maka saya yang akan pimpin demo dan Ketua DPRD Provinsi Sultra berarti sudah membohongi kami rakyat Sultra dan hal ini sama dengan yang telah dilakukan oleh Gubernur Sultra,” tutupnya.(*)

Kontributor: Ricky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here