Aliansi Pemuda Bahutara Minta Pemdes Transparan Soal Penyaluran Bantuan

0
699
Pemuda Bahutara Buka Posko Pengaduan Bantuan Covid-19
Aliansi Pemuda Bahutara. (Foto: Istimewa)

MUNA, SULTRA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna bersama dengan pemerintah desa saat ini sedang gencar-gencarnya menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Aliansi Pemuda Bahutara membuka posko pengaduan bagi masyarakat Desa Bahutara yang belum pernah tersentuh bantuan pemerintah untuk penanganan Covid-19.

Muhammad Feri Indrawan salah satu anggota Aliansi Pemuda Bahutara meminta kepada pemerintah desa setempat agar lebih mengedepankan transparansi dan pemerataan dalam penyaluran bantuan.

“Dalam penanganan Covid-19, pemerintah mengambil kebijakan berupa bantuan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bansos, BLT APBD, Sembako APBN, dan Sembako APBD. Setelah dua hari dibukanya posko pengaduan tersebut, kami banyak menerima laporan dari masyarakat,” ungkap dia pada media ini, Jumat (08/05/2020).

Dalam pengaduan tersebut, sambungnya, masyarakat menyesalkan kurangnya keterbukaan pemerintah desa terkait nama-nama penerima bantuan.

“Banyak masyarakat yang menyesalkan kurangnya keterbukaan Pemdes tentang siapa-siapa saja yang mendapatkan bantuan tersebut,” katanya.

Anggota Aliansi Pemuda Bahutara lainnya, Laode Nursyawal Edhar menuturkan pembagian BLT di Desa Bahutara pada 06 Mei 2020 yang dihadiri oleh Bupati Muna, belum merata.

Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang tidak mampu di Desa Bahutara yang hingga kini belum tersentuh bantuan apapun.

Laode Nursyawal berharap kepada Pemerintah Desa Bahutara agar lebih transparan serta mengedepankan pemerataan dalam pemberian bantuan-bantuan kepada masyarakat.

“Harapannya kegiatan ini juga bisa menjadi rujukan bagi Pemda dan desa-desa lain agar melakukan hal yang sama,” pungkasnya.(*)

Kontributor: Ros

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here